POLIGAMI HANYA MENYAKITI...



POLIGAMI kalau untuk kaum laki-laki memang enak punya istri lebih dari satu, bisa sorong sana dan sorang sini.... Dan yang lebih tragisnya lagi di zaman sekarang ini hampir tiap laki-laki yang melakukan POLIGAMI mencari pembenaran dari ayat-ayat di kitab suci, sunah burung dibilangnya sunah rasul... hahaha....
Coba aja kalau istrinya punya suami lebih dari satu, Saya rasa tidak sampai malam keduanya sudah saling bunuh-bunuhan,. Itulah EGO seorang laki-laki yang mau enaknya sendiri...

Sebenarnya laki-laki dan perempuan mempunyai alat mental yang sama. Hanya fisiknya aja yang beda,. Sama-sama punya perasaan, sama-sama punya rasa cemburu, dan sama-sama bisa menangis...
Sekarang coba saja bayangkan kalau istri Anda yang merintih dan mendesah dibawah tindihan dan pelukan orang lain,. Saya rasa tak satupun laki-laki yang sanggup untuk membayangkannya,. begitu juga dengan perempuan...!
Mungkin perempuan yang diPOLIGAMI hanya terpaksa saja menerima, mungkin karena mereka tak berdaya atau karena berbagai macam alasan,. ya kalau begini kasihan perempuan yang hanya menjadi korban nafsu bejat para kaum lelaki saja...
Dan sebenarnya apapun alasannya POLIGAMI ini sudah tidak relevan lagi untuk zaman modern seperti sekarang ini, walaupun katanya kalau laki-laki yang bisa ADIL boleh melakukan POLIGAMI,. Adil dari mana...? Dari HONGKONG...hahaha... Coba sekarang gimana caranya membagi-bagi cinta,. memangnya cinta itu sama dengan roti yang bisa dibagi-bagi...hahaha....
Yang ada POLIGAMI hanya menyakiti kaum perempuan...!

Coba renungkan semua ini !...
JANGAN LAKUKAN PADA ORANG LAIN, KALAU ANDA TIDAK SUKA DIPERLAKUKAN SEPERTI ITU...!

Semoga bermanfaat....!



Share:

MERASA BUTUH SETELAH KEHILANGAN - Hikmah Dibalik Kehidupan



Terkadang kita ini lucu sebagai manusia, dan ini sering kali terjadi,. Dimana kita tidak pernah bersyukur dengan yang kita miliki, kadang harus kehilang dulu baru kita merasa membutuhkan...
Ini sama seperti orang yang kehilangan dompet. Orang yang kehilangan dompet, pasti akan sangat gelisah dan mencari-cari dompetnya yang telah hilang itu entah dimana. Segala cara pasti akan dilakukan oleh orang tersebut untuk menemukan kembali dompet yang hilang itu. Jika secara kebetulan dompetnya ditemukan oleh orang lain dan mengembalikan kepadanya dengan utuh, maka saking bahagianya sang pemilik dompet, dan akan mengambil sejumlah uang didompetnya untuk memberikan kepada orang yang menemukan, atas perwujudan rasa syukur...

Coba kita perhatikan dari ilustrasi cerita tadi,. Sang pemilik dompet merasa bahagia setelah dompet ditemukan. Padahal uang didompetnya berkurang dari semula, karena diberikan kepada orang yang menemukan. Sebelum ditemukan dompetnya ia tak pernah bahagia. Namun kebahagian dalam dirinya muncul setelah dompetnya kembali, meski dia rela mengeluarkan sejumah uang dari dompetnya untuk diberikan pada orang yang menemukan.




Begitu juga yang sering terjadi dengan kita,. Kadang kita tak pernah menghargai pasangan kita. Yang ada hanya sering melecehkannya, memperlakukannya secara tak wajar. Kita tak pernah menganggapnya ada sewaktu dia masih bersama kita...
Ya,.. kalau diperlakukan seperti ini terus menerus, siapa orang yang akan tahan. Hingga akhirnya dia pun pergi meninggalkan kita. Biasanya setelah pasangan kita pergi meninggalkan kita, barulah menyadari kalau kita telah kehilangan sesuatu yang sangat berarti dalam hidup ini....
Tapi kadang kita pun sudah terlambat untuk menyadarinya, karena pasangan kita sudah terlanjur pergi jauh meninggalkan kita dan tak mungkin lagi untuk meraihnya. Kalau kejadiannya sudah seperti ini, yang tinggal hanya rasa sesal berbalut rindu yang sangat menyiksa...

Oleh sebab itu, belajarlah bersyukur dan menghargai pasangan kita dengan apa adanya. Jangan sampai setelah kehilangan, baru kita merasa membutuhkannya,. Ya kalau dia kembali lagi ke pangkuan kita, mungkin kita pun bisa memperbaiki semua prilaku kita pada dia. Tapi, kalau kebablasan dan dia tak pernah kembali lagi, ini akan menciptakan rasa sesal yang tak berujung.....

Jagalah pasangan kita dengan penuh rasa syukur. Jangan sampai dia pergi hanya karena perlakuan kita yang tidak menunjukkan kebaikan padanya. Jangan sampai KEHILANGAN DULU BARU KITA MERASA MEMBUTUHKANNYA....

Semoga bermanfaat....!


Share:

HAKIKAT SEBUTIR BIJI.... FILOSOFI



Coba renungkan sebutir biji tumbuhan yang ditaburi di tanah dan kemudian berkembang menjadi tumbuhan baru. Dari sini, kita mendapat sebuah pembelajaran yang sangat berarti dari Biji tumbuhan itu. Dimana, untuk berkembang sang BIJI membutuhkan air dan meneral yang terkandung dari dalam tanah...
Dan alam semesta pun bekerja untuk memenuhi kebutuhan sang BIJI tadi. Dan sang BIJI pun hanya mengambil secukupnya saja dari yang dibutuhkan tanpa rasa rakus...
Begitulah cara alam semesta bekerja untuk memenuhi semua kebutuhan makhluk hidup. Semua sudah ada aturannya sendiri-sendiri, dan setiap makhluk hidup mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda untuk dapat bertahan hidup dan berkembang....

Begitu juga dengan kita manusia. Sebenarnya alam semesta pun bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita setiap saat, dan kita cuma tinggal menjalani saja, tapi terkadang tanpa kita sadari pikiran kita yang memiliki rasa RAKUS untuk memiliki semua yang ada secara berlebihan, dan inilah yang merusak siklus alam semesta. Padahal sebenarnya kebutuhan kita sudah diatur oleh Sang pencipta setiap saat...

Seperti sang BIJI tadi, untuk berkembang dia pun tak lepas dari gangguan seperti cuaca yang tak menentu, hama penyakit dan banyak lagi masalah lain. Tapi semua itu sangat alami untuk membuatnya lebih kuat...
Begitu juga dengan kita manusia. Apa yang kita jalani tak selalu berjalan mulus semuanya, tapi yakinlah kalau semua itu adalah sebuah proses untuk menjadikan kita lebih dewasa dalam pembelajaran dan akan menjadikan kita manusia yang lebih sempurna, karenanya Sang PENCIPTA itu Maha tau apa yang kita BUTUHKAN...
Jadi jangan hanya MENGELUH dan MENGELUH saja atas keadaan. Belajarlah untuk menerima setiap bentuk KEHIDUPAN,. Hanya dengan itu akan membuat kita lebih tenang dalam menjalani kehidupan ini...

Semoga bermanfaat...!




Share:

DISAAT TUHAN MENGAMBIL DENGAN CARA LAIN



Jangan senang dulu bila kita bisa mendapatkan sesuatu yang kita inginkan dengan cara yang tidak benar atau disaat kita melakukan kejahatan pada orang disekitar kita. Mungkin untuk saat ini kita bisa lolos dari jeratan hukuman atau ganjarannya...

Tapi ada yang perlu disadari disini bahwa ada hukum alam atau hukum sebab akibat, yang selalu bekerja dengan aturan-aturannya. Dan TUHAN pun bisa mengambil dengan cara lain apa yang kita dapatkan dengan cara yang tidak benar...
Biasanya cara Tuhan mengambilnya lebih menyakitkan dibanding orang-orang yang kita sakiti disaat kita mendapatkannya,. Kadang bisa membuat kita menangis darah, dan ini hanya tingal menunggu waktunya saja sebab kita harus membayar apa yang telah kita lakukan....

Nah,..yang ditakutkan disini, disaat TUHAN mengambil dengan cara lain, biasanya ada-ada saja musibah yang membuat apa yang kita miliki akan berangsur-angsur habis dengan cara-cara yang tak terduga, dan terkadang kita juga dipermalukan hingga membuat kita merasa hina dengan masalah-masalah yang kita hadapi...
Tapi begitulah cara TUHAN memperlakukan kita disaat kita salah jalan. Terkadang, kita kurang siap dengan keadaan seperti ini dan biasanya kita hanya mengeluh dengan menyalahkan keadaan serta selalu mencari kambing hitam tanpa intropeksi diri kalau kitalah penyebab semaunya...




Ya,.. seharusnya kita bisa belajar dari sekeliling kita atas orang-orang yang pernah melakukan kejahatan hingga terjerat kasus hukum juga...
Kita juga bisa belajar dari diri sendiri disaat kita mendapatkan sesuatu dengan cara yang tidak benar. Karena itu tak akan pernah membuat hidup kita merasa tenang. Justru yang ada cuma kegelisahan dan rasa cemas karena dibayangi rasa takut kalau-kalau ketahuan. Dan ini adalah efek langsung dari kejahatan yang kita lakukan. Belum lagi hukum sebab akibat yang harus kita bayar...
Disini yang dituntut adalah KESADARAN kita dalam melakukan hal-hal yang benar dan semestinya untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Cara seperti ini, juga bisa membuat kita lebih tenang, damai dan merasa nyaman menjalani hidup.

Semoga bermanfaat...!

Share:

ANTARA MENERIMA DAN IKHLAS MELEPASKAN



Disaat kita berusaha sekuat tenaga untuk tidak memikirkan sesuatu yang tidak ingin kita pikirkan, itu hanya akan membuat kita semakin memikirkannya saja....
Dan itu disebabkan karena pikiran kita hanya semakin terfokus dengan apa yang tidak ingin kita pikirkan tadi,. Hingga pada akhirnya kita hanya akan sibuk memikirkan hal-hal yang tidak berguna...!

Hanya ada satu cara untuk melepaskan sesuatu yang tidak ingin kita pikirkan dari pikiran kita......!
yaitu dengan menerima semua apa yang tidak kita sukai itu, sebagai sebuah kenyataan yang memang harus terjadi dan dengan menyadari kalau semua itu adalah atas kehendak Yang Maha Kuasa pada kita sebagai sebuah proses pendewasaan jiwa,. Sebab tak ada satupun yang kebetulan didalam kehidupan ini,. semuanya dalam kuasa Sang Ilahi.




Dengan cara menerima seperti ini mungkin bisa membuat kita melepas sesuatu yang tidak kita sukai itu dengan IKHLAS dan bahkan mungkin bisa membuat kita lebih tenang...!
Bukan dengan cara menolak atau tidak menerima apa yang tidak kita sukai itu sebagai sebuah keadaan yang memang harus terjadi didalam fikiran kita, sebab semakin kita menolaknya didalam fikiran kita maka kita akan semakin memikirkannya saja. Dan ini akan sangat menguras energi kita, kadang untuk tidur pun kita susah dibuatnya karena kita hanya sibuk memikirkan hal-hal yang tidak kita sukai itu. Kondisi seperti inilah akan sangat menyiksa...

Jadi belajarlah untuk menerima setiap keadaan sebagai sesuatu yang memang harus terjadi. Karena semuanya kehendak dari Dia yang Maha Bijaksana.
Ikhlaskanlah apa yang seharusnya kita lepaskan,. dan genggamlah apa yang semestinya kita genggam. Dengan sebuah kesadaran tak ada satupun yang terjadi dalam hidup ini tanpa seizin Sang Maha Pencipta langit dan bumi. Dengan kita berserah diri dan bersyukur seperti ini pasti akan membuat kita lebih tenang dalam menjalani kehidupan ini....!

Semoga bermanfaat.....!
Share:

Menyadari Ada Kekuatan Besar Yang Maha MUTLAK



Mungkin tanpa disadari dalam hidup ini kita berpikir, kalau kitalah yang menentukan segalanya dan inilah yang membuat kita merasa sangat KECEWA saat apa yang kita inginkan tak tercapai....!

Dalam hidup ini kita hanya perlu menyadari ada kekuatan besar yang maha MUTLAK yang menentukan segalanya dengan segala aturan-aturannya, dan kita hanya bisa menjalani saja serta berserah diri pada-Nya,. apapun yang terjadi adalah yang terbaik menurut-Nya bagi kita,. Begitulah cara memahami Sang Pencipta Alam jagad raya ini.
Dengan kesadaran seperti inilah yang akan membuat kita menjadi Tenang....

Mungkin selama ini dalam pikiran kita TUHAN begitu jarak dengan kita dan berada jauh dari kita. Sebenarnya kita tak pernah terpisah dengan-Nya, dan kita selalu dalam intaian kuasa-Nya...
Ya ibaratnya seperti ikan dalam air. Didalamnya air dan diluarnya pun juga air, jadi sang ikan tidak perlu kemana-mana mencari air, sang ikan hanya perlu MENYADARI kalau dia berada didalam air....
Begitu juga cara memahami Sang Ilahi,. Kita hanya perlu NENYADARI kalau kita berada dalam KUASANYA....!

Mungkin selama ini cara kita memahami TUHAN hanya dengan cara menyebut dan mengulang-ulang namanya saja setiap saat, mungkin dalam anggapan kita TUHAN itu kesepian dan butuh perhatian....
Tapi disini memahami TUHAN bukan hanya sekedar menyebut-nyebut namanya saja, tapi lebih menekankan untuk menyadari dan memahami setiap saat, kalau kita ini berada dalam kuasa TUHAN dan apapun yang terjadi pada kita adalah kehendak dari-Nya dan DIA lebih tau apa yang terbaik buat kita. Dengan pemahaman seperti inilah yang akan membuat kita lebih tenang dan lebih nyaman....
Nah beginilah cara memahami TUHAN dan cara berjalan dengan-Nya dalam menjalani kehidupan....

Semoga bermanfaat....!



Share:

BERPIKIRLAH SEBELUM ANDA MELAKUKAN TINDAKAN



Dalam bertindak seharusnya kita berfikir terlebih dahulu sebelum kita melakukan tindakan tersebut, baik yang berupa ucapan ataupun tindakan fisik. Terkadang kita hanya memikirkan enaknya saja tanpa memikirkan resiko seperti apa dari tindakan kita tersebut. Hal semacam inilah yang sering membuat kita celaka.....

Terkadang sering kali kita bertindak terlebih dahulu baru difikirkan setelah itu. Biasanya ini akan menimbulkan masalah baru yang membuat kita panik, merasa bersalah serta menyesal karena kecerobohan atas tindakan yang kita lakukan sendiri....
Oleh karena tindak kecerobohan tersebut akibatnya mencelakai diri kita sendiri dan tak jarang orang lain pun jadi ikut terluka karena kelalaian kita. Yang disayangkan disini kita tak akan pernah bisa lagi menarik tindakan yang sudah terlanjur kita lakukan untuk diperbaiki, dan ini akan menjadi beban tersendiri buat fikiran kita karena dibebani rasa bersalah.....
Biasanya dari tindak kecerobohan kita sering terjadi, karena disebabkan oleh hilangnya kontrol diri yang disebabkan, mungkin karena kita terlalu terbawa hawa nafsu senang atau kita dalam keadaan panik....




Nah,. disinilah peran kesadaran yakni untuk mengontrol gerak fikiran dan perasaan kita, karena akar dari tindakan adalah fikiran dan perasaan itu sendiri. Dari sini kita butuh ketenangan dan melatih kesadaran diri supaya menjadi sebuah kebiasaan....!
Sebab setiap tindakan yang kita lakukan itu adalah pilihan kita sendiri. Kita yang memutuskannya untuk melakukannya, berarti kita juga yang akan bertanggung jawab penuh dari tindakan kita tersebut...
Disini terkadang kita ini lucu, sebab kita sering mencari kambing hitam dari kesalahan yang kita lakukan dengan menyalahkan orang lain atau menyalahkan setan yang selalu menggoda...
Ya, walaupun digoda setan, namun kita juga yang memutuskan,. Jadi kita yang harus bertangung jawab dari semua tindakan tersebut. Dari sini yang malu dan merasa bersalah atas tindakan tersebut adalah diri kita sendiri, bukan setan. Jadi kita yang harus berhati-hati sebelum memutuskan sebuah tindakan....!
Ini sering terjadi disebabkan karena kita kurang pengetahuan tentang diri sendiri dan tentang sebuah proses yang terjadi dibalik tindakan kita....

Belajarlah melatih ketenangan dengan ritual-ritual agama, mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa serta melatih kesadaran diri untuk mengontrol dan menyadari setiap tindakan kita. Ini lebih baik dari pada kita menyesali sebuah kesalahan.....!

Semoga bermanfaat...!


Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com