-
Enter Slide 1 Title Here
Jangan sia-siakan waktu mu. Karena kesempatan itu tidak akan datang kedua kalinya.
-
Enter Slide 2 Title Here
Jangan sia-siakan waktu mu. Karena kesempatan itu tidak akan datang kedua kalinya.
-
Enter Slide 3 Title Here
Jangan sia-siakan waktu mu. Karena kesempatan itu tidak akan datang kedua kalinya.
-
Enter Slide 4 Title Here
Jangan sia-siakan waktu mu. Karena kesempatan itu tidak akan datang kedua kalinya.
-
Enter Slide 5 Title Here
Jangan sia-siakan waktu mu. Karena kesempatan itu tidak akan datang kedua kalinya.
SEIKHLAS APAKAH ANDA MELAKUKAN AMALAN......
Sering kali kita mendengarkan ceramah atau khotbah dari para pemuka agama disetiap rumah-rumah ibadah menjelaskan tentang apa itu ikhlas. Mereka juga mengatakan kalau setiap amalan dan ibadah yang kita lakukan harus dengan ikhlas...
Namun disisi lain mereka pun juga menjelaskan kalau setiap amalan kebaikan dan ibadah yang kita lakukan akan mendapat pahala serta akan mendapat imbalan di akhirat nanti. Mereka juga selalu menerangkan kalau kita melakukan amalan ibadah ini, maka kita akan mendapatkan pahala segini, dan jikalau kita melakukan amalan ibadah hanya segitu saja, maka kita akan mendapatkan pahala segitu dan begitu seterusnya....
Sebenarnya Ikhlas itu adalah disaat kita tidak mengharapkan imbalan apa-apa dari apa yang kita lakukan, tapi kita cuma berharap dari setiap apa yang kita lakukan itu ada nilai baiknya untuk sesama dan bagi alam semesta atau bisa dibilang ikhlas itu adalah kasih tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih......
Dari penjelasan diatas coba perhatikan,. Ini sangat membingungkan..! Dari satu sisi kita dianjurkan untuk selalu ikhlas dalam melakukan amal ibadah. Namun disisi lain, tanpa kita sadari mereka telah menggiring kita untuk berdagang dengan tuhan ciptaan fikiran kita sendiri, dengan cara selalu menghitung-hitung pahala dari setiap amal ibadah yang kita lakukan....
Ya jujur saya katakan yang namanya sifat dari fikiran itu akan sangat suka hitung-hitungan, apalagi yang berhubungan dengan keuntungan, dan ini akan membuat kita melakukan amal ibadah karena ada imbalan dan bukan karena kita ikhlas melakukannya....
Ini juga akan membuat kita terjebak didalam permainan fikiran kita sendiri. Tanpa kita sadari kita akan kehilangan esensi dari ikhlas itu sendiri yaitu kasih tanpa pamrih...
Mungkin ini hanya masalah mindset kita saja, tapi saya yakin hal semacam ini yang akan merusak setiap amal ibadah kita dimata Sang Maha Pencipta Alam Semesta.....
Ikhlas itu memang hanya terjadi didalam fikiran dan perasaan kita saja, sebab ikhlas adalah sikap mental kita dibalik setiap tindakan dan hanya kita saja yang tau seikhlas apa kita dalam melakukan sesuatu, sebab ikhlas itu bukanlah masalah pengakuan, tapi ikhlas adalah masalah rasa........
Semoga bermanfaat....
SANGGUPKAH AKU MENJALANI KEHIDUPAN INI....
Sanggup atau tidak sanggupnya kita dalam menjalani kehidupan ini, ukurannya adalah apakah kita masih tetap hidup sampai saat ini....
Ya kalau kita masih tetap hidup sampai saat ini, bisa menghirup udara segar berarti kita diangap sanggup dalam melalui setiap masalah dan rintangan yang ada sampai detik ini,. ya walau pun kadang kita harus babak belur yang penting masih tetap hidup dan menghirup udara segar sampai saat ini....hehehe.....!
Coba perhatikan selama kita masih tetap hidup, masalah tak akan pernah berhenti menerpah. Kadang masalah yang satu belum selesai, datang juga masalah yang lain dan begitu sampai seterusnya...
Namun yang perlu di sadari bahwa kita jangan terlalu larut dalam menghadapi setiap masalah yang ada. Sebab tak ada satupun masalah yang abadi, semua masalah pasti akan berlalu begitu saja seiring berjalannya waktu....
Dan setiap apapun yang telah kita lalui itu hanya akan menjadi sebuah kenangan dan cerita saja, sama seperti mimpi yang pernah kita alami waktu kita dalam keadaan tertidur....
Satu lagi yang perlu disadari adalah, hidup adalah di sini dan di saat ini dan akan menjadi saat ini untuk selamanya.....
Seharusnya kita belajar mengambil hikmah dari setiap masalah yang ada, sebab setiap masalah hanya bertujuan untuk melatih kemampuan kita menjadi semakin kuat untuk mengungkap teka teki dari kehidupan ini untuk selanjutnya....
Dan untuk mengungkap teka teki dari kehidupan ini membutuhkan seni dan keahlian yang tinggi,. Ya semakin terampil seseorang akan semakin halus dan penuh seni caranya dalam memecahkan setiap masalah yang ada. Oleh karenanya kita perlu belajar dari pengalaman, sama seperti orang yang membunuh ular dalam tempat persemaian benih padi, ularnya harus mati dan usahakan tanpa merusak benih yang ada.....
Jadi tak perlu mengeluh dan putus asa dalam menjalani kehidupan ini, walaupun kita dihadapkan dengan masalah-masalah yang berat ataupun ringan sekalpun,. Sebab dengan memberi masalah lah cara TUHAN melatih kita untuk menjadi pribadi-pribadi yang lebih tangguh...
coba perhatikan tak ada satupun pelaut yang tangguh yang terlahir dari laut yang tenang....
Semoga bermanfaat....
IBUKU ADALAH GURU KU ~ KISAH INSPIRASI MERAIH SUKSES
SANG MANTAN YANG TAK TERLUPAKAN....
PERPISAHAN YANG SELALU MENYISAKAN KESEDIHAN...
MEMBUNUH MASALAH DALAM DIRI...
Sumber masalah ada didalam diri, disaat masalah dalam diri teratasi maka secara otomatis semua masalah akan teratasi....
Untuk mengatasi masalah didalam diri tidaklah mudah, sebab inilah peperangan yang sesungguhnya yang menyakitkan dan berdarah-darah...
Mengapa berdarah-darah....?
Oops...inilah pertanyaanya....
Sebab kita harus menikam diri sendiri berulang kali dengan kejam untuk membunuh bibit-bibit masalah yang muncul dan melintas dalam pikiran sebelum bibit-bibit itu berkembang dan menjadi tindakan, seperti rasa iri, rasa dengki, rasa benci, rasa cemburu dan banyak lagi rasa dan pikiran negatif lain dari EGO kita sendiri, supaya tidak berkembang menjadi tindakan-tindakan yang konyol yang mengakibatkan munculnya banyak masalah...
Jadi yang bisa membunuh bibit masalah yang ada didalam diri hanyalah KESADARAN dengan PEMAHAMAN tentang diri dengan benar...
Biasanya bagi orang yang sering melatih KESADARAN diri, dapat merasakan munculnya gejala-gejala dari bibit NEGATIF didalam diri dengan perubahan-perubahan energi yang dia rasakan dalam dirinya sendiri, sehingga mereka bisa membunuhnya dengan memberikan pengertian pada diri sendiri dengan sugesti POSITIF....
Namun yang terberat disini adalah disaat kita harus membunuh rasa rindu dan cinta...
Ya, memang rasa rindu dan cinta itu anugerah membahagiakan, tapi kadang disaat rasa rindu dan cinta itu terlarang, maka inilah masalah yang berat, sebab kita harus membunuhnya dengan kejam sebelum menjadi masalah yang baru lagi....
Untuk membunuh rasa rindu dan cinta terlarang ini sangatlah sulit sebab rasa rindu dan cinta ini membuat LOGIKA kita tak bekerja, dan untuk membunuhnya kita butuh strategi, keahlian dan kesadaran tentang diri yang tinggi....he,he,he, seperti perang benaran aja...
Inilah salah satu contoh peperangan didalam diri yang berdarah-darah yang harus dimenangkan...
Sebenarnya musuh kita ada didalam diri...
Dan disaat kita bisa menguasai diri serta menjadi raja untuk diri sendiri, itu lebih hebat dari seorang tentara yang menguasai medan perang...
Semoga bermanfaat...!
Adsense
Popular Posts
-
Setiap pagi di tempat saya bekerja, kami wajib untuk berdoa sebelum melaksanakan aktifitas. Dengan karyawan yang majemuk suku dan agama,...
-
Renungan Sedih Ingat Kedua Orangtua Subhanallah,... Anda melihat ibu anda sekarang berada di depan anda,.. Ternyata tangan...
-
Payung sedianya digunakan oleh orang-orang disaat turunnya hujan. Ada juga orang menggunakan payung melindungi dari teriknya sinar matah...
-
FOKUS PADA SOLUSI Semua orang pasti pernah ditimpa masalah. Meskipun setiap masalah yang datang itu berbeda-beda pada setiap orang. ...
-
Jembatan merupakan suatu sarana atau fasilitas yang dibangun kokoh untuk penyeberangan dengan menghubungkan satu tempat ke tempat lain. O...
-
Seorang tukang kayu yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya di sebuah gudang dengan sengaja membiarkan peralatan yang di gunakannya i...
-
Kita telah mengetahui bagaimana kebiasaan terbentuk serta mengubah kebiasaan buruk yang menghambat langkah mencapai kesuksesan. Dengan ...
Recent Posts
Categories
- Bijaksana (87)
- Filosofi (19)
- Kepemimpinan (30)
- Renungan (81)







