FILOSOFI ~ SANDAL JEPIT




Walau terkesan remeh temeh, filosofi sandal jepit bakal jadi objek pembelajaran yang berharga.
Hal ini menunjukkan, kita dianjurkan untuk selalu belajar dari keadaan sekitar.
Hallo, Sobat...!?
Tahukah Anda bahwa sandal jepit itu banyak memberikan pembelajaran berarti bagi kita dalam kehidupan ini, terutama untuk senantiasa hidup dalam kesederhanaan dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.
Ya,. Meskipun terkesan remeh, tapi semahal & sebagus apapun sandal milik kita, tetap saja ada di bawah.

Sandal jepit mengajarkan kita hidup dengan kesederhanaan dan rendah hati. Kekayaan, pangkat jabatan kita tidak menjadikan kita berada diatas atau untuk menyombongkan diri.
Justru sebaliknya, walaupun mahal dan bagus kita harus tetap berada di bawah. Bahkan rela diinjak demi manfaat yang lebih besar.

Tak peduli sandal jepit itu mahal atau murah, ketika kita hendak memasuki rumah ataupun tempat ibadah tertentu, tetaplah dia akan rela dilepaskan pemiliknya.

Sikap rendah hati ini bisa kita tiru dalam kehidupan sehari-hari. Demi kepentingan bersama, maka kita harus rela melepas sesuatu yang ada pada diri kita. Termasuk harus melepas jabatan kita demi kepentingan bersama.

Sandal jepit juga merupakan sosok yang sangat setia. Artinya,Ketika dilepas pemiliknya, maka dia akan setia menunggu sampai pemiliknya datang.
Jangankan sehari, jika tidak ada yang mengambilnya, maka dia akan terus berada di tempatnya menunggu si pemiliknya datang.

Sandal jepit juga merupakan salah satu barang yang selalu menemani pemiliknya. Dia selalu siap ketika digunakan kapan saja dan kemana saja.
Begitu juga sebaiknya manusia. Hendaklah menjadi sosok yang sangat berguna kapanpun di manapun. Jika dibutuhkan orang lain, maka dia akan selalu siap untuk memberikan pertolongan.

Yang istimewa lagi dari sandal jepit adalah, Semahal apapun sandal jepit, dia akan selalu siap digunakan, tanpa mempedulikan yang menggunakannya adalah kaki yang kotor ataupun bersih,. Dia selalu memberikan manfaat pada pemiliknya.
Tidak hanya dengan pemiliknya, sandal jepit juga mudah bergaul dengan sesama sandal tanpa mempedulikan harga dan bentuk dirinya.

Harga sandal jepit mungkin belum seberapa. Namun jika tempatnya berpindah, maka pemiliknya akan berusaha mencarinya. Bahkan tidak peduli harganya murah,.

Ini adalah salah satu filosofi sandal jepit yang sangat istimewa. Di mana pun dan kapan pun sandal jepit dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi.

Bahkan dia tidak mau dipasangkan dengan sandal lain apabila bukan pasangannya. Hal ini dibuktikan dengan memberikan ketidaknyamanan apabila dipaksakan untuk berpasangan dengan sandal lainnya.

Semoga bermanfaat,..
Share:

SEIKHLAS APAKAH ANDA MELAKUKAN AMALAN......


Sering kali kita mendengarkan ceramah atau khotbah dari para pemuka agama disetiap rumah-rumah ibadah menjelaskan tentang apa itu ikhlas. Mereka juga mengatakan kalau setiap amalan dan ibadah yang kita lakukan harus dengan ikhlas...

Namun disisi lain mereka pun juga menjelaskan kalau setiap amalan kebaikan dan ibadah yang kita lakukan akan mendapat pahala serta akan mendapat imbalan di akhirat nanti. Mereka juga selalu menerangkan kalau kita melakukan amalan ibadah ini, maka kita akan mendapatkan pahala segini, dan jikalau kita melakukan amalan ibadah hanya segitu saja, maka kita akan mendapatkan pahala segitu dan begitu seterusnya....


Sebenarnya Ikhlas itu adalah disaat kita tidak mengharapkan imbalan apa-apa dari apa yang kita lakukan, tapi kita cuma berharap dari setiap apa yang kita lakukan itu ada nilai baiknya untuk sesama dan bagi alam semesta atau bisa dibilang ikhlas itu adalah kasih tanpa pamrih dan tanpa pilih kasih......


Dari penjelasan diatas coba perhatikan,. Ini sangat membingungkan..! Dari satu sisi kita dianjurkan untuk selalu ikhlas dalam melakukan amal ibadah. Namun disisi lain, tanpa kita sadari mereka telah menggiring kita untuk berdagang dengan tuhan ciptaan fikiran kita sendiri, dengan cara selalu menghitung-hitung pahala dari setiap amal ibadah yang kita lakukan....

Ya jujur saya katakan yang namanya sifat dari fikiran itu akan sangat suka hitung-hitungan, apalagi yang berhubungan dengan keuntungan, dan ini akan membuat kita melakukan amal ibadah karena ada imbalan dan bukan karena kita ikhlas melakukannya....

Ini juga akan membuat kita terjebak didalam permainan fikiran kita sendiri. Tanpa kita sadari kita akan kehilangan esensi dari ikhlas itu sendiri yaitu kasih tanpa pamrih...

Mungkin ini hanya masalah mindset kita saja, tapi saya yakin hal semacam ini yang akan merusak setiap amal ibadah kita dimata Sang Maha Pencipta Alam Semesta.....


Ikhlas itu memang hanya terjadi didalam fikiran dan perasaan kita saja, sebab ikhlas adalah sikap mental kita dibalik setiap tindakan dan hanya kita saja yang tau seikhlas apa kita dalam melakukan sesuatu, sebab ikhlas itu bukanlah masalah pengakuan, tapi ikhlas adalah masalah rasa........


Semoga bermanfaat....

Share:

SANGGUPKAH AKU MENJALANI KEHIDUPAN INI....



Sanggup atau tidak sanggupnya kita dalam menjalani kehidupan ini, ukurannya adalah apakah kita masih tetap hidup sampai saat ini....

Ya kalau kita masih tetap hidup sampai saat ini, bisa menghirup udara segar berarti kita diangap sanggup dalam melalui setiap masalah dan rintangan yang ada sampai detik ini,. ya walau pun kadang kita harus babak belur yang penting masih tetap hidup dan menghirup udara segar sampai saat ini....hehehe.....!


Coba perhatikan selama kita masih tetap hidup, masalah tak akan pernah berhenti menerpah. Kadang masalah yang satu belum selesai, datang juga masalah yang lain dan begitu sampai seterusnya...

Namun yang perlu di sadari bahwa kita jangan terlalu larut dalam menghadapi setiap masalah yang ada. Sebab tak ada satupun masalah yang abadi, semua masalah pasti akan berlalu begitu saja seiring berjalannya waktu....

Dan setiap apapun yang telah kita lalui itu hanya akan menjadi sebuah kenangan dan cerita saja, sama seperti mimpi yang pernah kita alami waktu kita dalam keadaan tertidur....

Satu lagi yang perlu disadari adalah, hidup adalah di sini dan di saat ini dan akan menjadi saat ini untuk selamanya.....


Seharusnya kita belajar mengambil hikmah dari setiap masalah yang ada, sebab setiap masalah hanya bertujuan untuk melatih kemampuan kita menjadi semakin kuat untuk mengungkap teka teki dari kehidupan ini untuk selanjutnya....

Dan untuk mengungkap teka teki dari kehidupan ini membutuhkan seni dan keahlian yang tinggi,. Ya semakin terampil seseorang akan semakin halus dan penuh seni caranya dalam memecahkan setiap masalah yang ada. Oleh karenanya kita perlu belajar dari pengalaman, sama seperti orang yang membunuh ular dalam tempat persemaian benih padi, ularnya harus mati dan usahakan tanpa merusak benih yang ada.....


Jadi tak perlu mengeluh dan putus asa dalam menjalani kehidupan ini, walaupun kita dihadapkan dengan masalah-masalah yang berat ataupun ringan sekalpun,. Sebab dengan memberi masalah lah cara TUHAN melatih kita untuk menjadi pribadi-pribadi yang lebih tangguh...

coba perhatikan tak ada satupun pelaut yang tangguh yang terlahir dari laut yang tenang....


Semoga bermanfaat....


Share:

IBUKU ADALAH GURU KU ~ KISAH INSPIRASI MERAIH SUKSES



Di kisahkan, ada seorang anak kira-kira berusia 4 tahun, dengan keterbatasan fisik yang agak tuli dan bodoh di sekolahnya. Saat pulang ke rumah, anak ini membawa selembar kertas surat dari gurunya untuk disampaikan pada ibu yang mengasuhnya di rumah. Sang ibu pun membaca selembar surat yang ditujukan padanya. "Anak ibu sangat bodoh, Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah".

Sebagai seorang ibu tentu saja terhentak hatinya setelah membaca isi surat ini, namun Ia segera membuat tekad yang teguh untuk anaknya dan mengatakan, "Anakku sayang, bukan kamu anak yang bodoh...! Ibu sendiri yang akan mengajarkan dan mendidik kamu".

Seiring berjalannya waktu, Anak itu bertumbuh menjadi "Thomas Alva Edison" salah satu penemu terbesar di muka bumi ini. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan di sekolah resmi dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk dia terus maju.
Tidak banyak orang mengenal siapa wanita hebat yang mengasuh, mendidik dan mengajar Thomas Alva Edison hingga bisa menjadi orang besar dan terkenal sepanjang sejarah dunia. Ya, wanita hebat itu adalah Nancy Matthews Sang ibu Thomas Alva Edison. Namun, bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah dunia.

Siapa yang menyangka bahwa dulunya seorang bocah tuli yang bodoh, hanya 3 bulan bersekolah dan diminta untuk keluar dari sekolahnya, akahirnya bisa menjadi seorang genius. Dibalik laki-laki yang sukses, ternyata terdapat wanita yang hebat. Ungkapan itu sangat tepat adanya. Ya, wanita itu adalah Ibunya.

Ya, Nancy Edison adalah ibu dari Thomas Alva Edison. Perempuan itu tidak menyerah begitu saja dengan adanya pendapat pihak sekolah tehadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison di rumah, telah menjadikan putranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya begitu berarti. Nancylah yang memulihkan kepercayaan diri Edison, dan hal itu mungkin sangat berat baginya. Namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti pada keterbatasan yang dimilikinya. Anak itu selalu mengatakan dan memiliki keyakinan "Ibu aku percaya aku akan sukses".

Nah, sobat...! dari kisah diatas kita diajarkan untuk terus belajar dan belajar tanpa henti, dimanapun tempatnya, merendahkan orang lain dengan alasan fisik atau apapun bentuknya merupakan suatu hal yang tidak baik dan tidak memiliki manfaat apapun untuk kehidupan maupun kemajuan.

Jika dilihat lebih dalam lagi ibu dari Thomas Alva Edison merupakan orang yang berjiwa besar adan berani menerima keadaan dari hal-hal yang menjadi hujatan bagi anaknya yang dicintainya.
Secara tidak langsung  Thomas menemukan metode-metode dalam penemuannya berdasarkan metode  yang ibunya ajarkan ketika menjadi guru pribadinya.

Thomas selalu percaya dengan apa yang ada dilakukan dan dengan impiannya untuk sukses walaupun dia tahu keterbatasan yang sering menjadi ejekan orang lain kepadanya. Keyakinan Thomas yang ia katakan kepada ibunya "Ibu aku percaya aku akan sukses". Adalah pengulangan yang ia lakukan tiap hari, yang membuat alam bawah sadarnya menggerakkan Thomas untuk menjadi orang sukses.

Nilai baik lainnya yang bisa diambil dari kisah diatas adalah Nancy sang ibu yang mengajarkan bahwa hinaan jika di sikapi dengan baik maka akan menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Secara tidak langsung mereka yang menghina sudah terhina dengan sendirinya. Hinaan, direndahkan, cacian makian dan lain-lain jika di sikapi dengan baik akan menjadi salah satu doa untuk keberhasilan kita.

Manusia mempunyai malaikat yang tak bersayap. Dialah ibu yang melahirkanmu. Perempuan yang dapat membuatmu terbang dengan doa-doanya. Dan saya kira itulah yang terjadi pada kesuksesan Thomas Alva Edison. Ibunda Thomas adalah mentor bagi Thomas yang mengarahkan Thomas untuk bisa terus maju dengan cara dan jalannya sendiri tanpa melihat kekurangannya sebagai hambatan.

Sukses adalah pencapaian yang bisa diraih dengan bekerja keras dalam mewujudkannya. Percaya bahwa impian akan tercapai menjadi bagian yang harus terus digenggam. Jangan berhenti. Hilangkan segala hal yang dapat membuatmu berhenti dan membatasi dirimu dalam segala hal. Karena sebenarnya kamu diciptakan Tuhan dengan kelebihan masing-masing, temukanlah kelebihanmu dan gunakan itu dengan sebaik mungkin.
Diatas itu semua sukses adalah kebermanfaatan diri untuk kehidupan orang banyak di dunia ini.

"Semoga bermanfaat..."
Share:

SANG MANTAN YANG TAK TERLUPAKAN....



Mungkin kita semua pernah punya masa lalu dengan seseorang yang sangat kita cintai dan tak mudah untuk dilupakan, walaupun kadang sudah ada penggantinya dan itu wajar saja, sebab setiap hubungan cinta tidak selalu memiliki kualitas yang sama dihati kita...
Ya, sangat beruntung saja rasanya jika ada orang yang dari awal bisa hidup berdampingan dengan orang yang benar-benar dicintai sampai maut memisahkannya....
Sebab ada juga hubungan yang dibentuk bukan berdasarkan cinta, tapi mungkin berbagai alasan yang mendasarinya seperti usia, materi, gengsi atau hanya sekedar pelampiasan hasrat biologis semata dan ini banyak terjadi disekitar kita...

Ya kalau hubungan yang berdasar cinta biasanya ada rasa saling melindungi dan rasa saling setia satu sama lain yang begitu kuatnya. Biasanya mereka pun berani mati demi membahagiakan pasangannya, ya kalau seandainya pasangannya lagi sakit dia lebih suka penyakit pasangannya itu dipindahkan kepada dirinya sendiri. Biarlah dia yang menderita asal pasangannya bahagia, dan kalau perlu organ tubuhnya pun akan dia serahkan dengan senang hati kapada pasangannya kalau seandainya pasangannya lagi membutuhkannya. Itulah kekuatan cinta yang melampaui segala rasa termasuk rasa sakit dan rasa takut pun akan terlampaui....

Inilah sebenarnya yang menjadi ukuran dalam sebuah kekuatan cinta bukan dari apa yang kita dapatkan, tapi dari apa yang dapat kita berikan untuk membahagiakan pasangan kita...

Terkadang kehidupan ini tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan, sebab bisa saja kita terpisah dengan orang yang kita cintai dengan berbagai macam alasan...
Ya, mungkin walaupun sekarang kita sudah punya penggantinya tapi mungkin saja kita masih sering membanding-bandingkan pasangan kita yang sekarang dengan mantan kita yang terdahulu yang pernah kita cintai. Ini yang akan membuat sebuah hubungan menjadi begitu hambar yang membuat kita tidak merasa nyaman menjalaninya. Dan kadang kita hanya berpura-pura bahagia saja untuk membuat pasangan kita supaya tidak tersinggung...

Nah pertanyaannya sekarang mengapa kita tidak bisa melepaskan bayangan orang yang pernah kita cintai walaupun kita sudah memiliki penggantinya. Bukan hanya membanding-bandingkannya saja tapi kadang kita pun sering salah menyebut namanya juga, sampai-sampai nama pasangan kita pun sering terganti dengan nama sang mantan. Yang lebih parahnya lagi ini pun kadang juga terbawa disaat bercinta. Mungkin diantara sobat disini ada juga yang merasa mengalaminya,bukan? Ya, kalau pasangan kita tidak tau nama siapa yang kita sebut tapi kalau dia tau itu nama mantan kita, ini bisa saya pastikan akan ribet urusannya....hahaha....

Ya, seharusnya ada yang perlu kita sadari disini. Apapun yang pernah kita lalui, tak akan pernah bisa kita pertahankan untuk selamanya termasuk kebahagiaan, sebab semuanya akan berlalu begitu saja,. Kadang kita ini hampir sama dengan anak-anak yang menikmati es krem, karena sang anak tau betapa nikmatnya es krem tersebut, sehingga dia menjilatnya pun pelan-pelan sekali. Dia bisa menikmatinya selama mungkin dan dia tidak menyadari es krem tersebut akan meleleh semua pada waktunya. Begitu juga dengan kebahagian,. Ya, walaupun satu kebahagian telah berakhir namun kebahagian yang lain masih banyak yang menunggu. Jadi kita tidak perlu terpaku dengan satu kebahagiaan saja....

Sebenarnya yang membuat kita tidak bisa melupakan sang mantan yang pernah sangat kita cintai itu adalah dimana kita tidak bisa menerima keadaan kalau kita sebenarnya sudah tidak bersama dia lagi. Dan ini yang menyebabkan kita tak bisa melupakan sang mantan yang membuatnya begitu melekat didalam fikiran kita..
Ini jugalah yang menjadi penyebab mengapa kita sering membanding-bandingkan pasangan kita yang sekarang dengan sang mantan....
Seharusnya kita juga harus menyadari kalau kita sekarang sudah hidup dengan orang lain yang beda dan sudah pasti cara menyayangi pun juga pasti berbeda pula. Seharusnya kita nikmati saja walau pun cara menyayangi kita itu sangat berbeda, sebab tiap pribadi itu pasti ada uniknya dan menariknya juga...
Mmungkin dengan cara ini kita bisa mencintai dan menerima pasangan kita yang sekarang sebagaimana semestinya...

Semoga bermanfaat....!
Share:

PERPISAHAN YANG SELALU MENYISAKAN KESEDIHAN...



Dalam hidup ini selalu saja ada yang datang dan ada yang pergi....
Disaat seseorang pergi meninggalkan kita, itu berarti perannya dalam hidup kita sudah berakhir...
Coba perhatikan dari orang-orang yang pernah singgah dalam hidup kita. Ada beberapa orang yang membuat kita bersedih dan merasa sangat kehilangan saat dia pergi dari hidup kita, yang menciptakan penderitaan berkepanjangan...
Pertanyaannya, kenapa tidak semua yang pernah mengisi hidup kita itu pergi, selalu membuat kita bersedih dan menderita....?

Coba perhatikan yang membuat kita bersedih dan menderita adalah kenangan-kenangan manis yang pernah kita alami bersama orang yang kita cintai dalam hidup ini, dan kita tak bisa menghapuskan kenangan itu dari PIKIRAN kita....
Biasanya kenangan manis ini terbentuk dari kasih sayang dan perhatian yang pernah kita dapatkan dari srseorang yang kita cintai itu, yang membuat hidup kita sangat berarti dan membuat kita akan sangat tergantung dengan orang tersebut, hingga pada akhirnya kita merasa dia lah MILIK kita yang paling berharga, inilah disebut KETERIKATAN....

Disaat orang yang kita cintai itu pergi meninggalkan kita, biasanya semua kenangan manis bersama orang itu masih saja melekat dalam pikiran kita, yang membuat kita sangat bersedih dan merasa sangat kehilangan, karena kita berpikir tak ada yang bisa menggantikannya, inilah yang membuat kita tak bisa MOVE ON untuk memulai kehidupan yang baru dan kita pun merasakan hidup ini seperti di NERAKA dengan penderitaan yang berkepanjangan,. Tanpa kita sadari penyebab semua ini adalah KETERIKATAN KITA...
Dan besar kecilnya PENDERITAAN tergantung sebesar apa KETERIKATAN yang kita bentuk dengan orang yang kita cintai tersebut,. Semakin besar KETERIKATAN kita akan semakin besar pula PENDERITAAN kita...

Nah sekarang kita sudah tau KETERIKATAN kitalah permasalahannya...
Pertanyaannya "bagaimana cara melepaskan diri dari KETERIKATAN itu"....?
Untuk melepaskan diri dari KETERIKATAN caranya cuma satu, yaitu dengan cara tidak mengakui KEPEMILIKAN kita, sebab semua yang ada dalam hidup ini adalah milik TUHAN dan kita hanya bisa pasrah dengan kehendak TUHAN dan merelakan kapan pun TUHAN mengambilnya dari hidup kita,. Sebab kita tidak bisa juga mempertahankan apa pun yang kita rasa menjadi milik kita di saat TUHAN mengambilnya kembali....
Jadi yang dituntut disini adalah keikhlasan kita dengan tidak mengakui KEPEMILIKAN saat TUHAN mengambilnya dari kita...

Nah untuk lepas dari PENDERITAAN...
Mulai dari sekarang belajarlah mengasihi dan mencintai apapun itu dengan cara tanpa merasa MEMILIKI, yang pada akhirnya dapat menciptakan KETERIKATAN-KETERIKATAN baru sehingga menyebabkan PENDERITAAN....

Semoga bermanfaat...!
Share:

MEMBUNUH MASALAH DALAM DIRI...



Sumber masalah ada didalam diri, disaat masalah dalam diri teratasi maka secara otomatis semua masalah akan teratasi....

Untuk mengatasi masalah didalam diri tidaklah mudah, sebab inilah peperangan yang sesungguhnya yang menyakitkan dan berdarah-darah...
Mengapa berdarah-darah....?
Oops...inilah pertanyaanya....
Sebab kita harus menikam diri sendiri berulang kali dengan kejam untuk membunuh bibit-bibit masalah yang muncul dan melintas dalam pikiran sebelum bibit-bibit itu berkembang dan menjadi tindakan, seperti rasa iri, rasa dengki, rasa benci, rasa cemburu dan banyak lagi rasa dan pikiran negatif lain dari EGO kita sendiri, supaya tidak berkembang menjadi tindakan-tindakan yang konyol yang mengakibatkan munculnya banyak masalah...
Jadi yang bisa membunuh bibit masalah yang ada didalam diri hanyalah KESADARAN dengan PEMAHAMAN tentang diri dengan benar...
Biasanya bagi orang yang sering melatih KESADARAN diri, dapat merasakan munculnya gejala-gejala dari bibit NEGATIF didalam diri dengan perubahan-perubahan energi yang dia rasakan dalam dirinya sendiri, sehingga mereka bisa membunuhnya dengan memberikan pengertian pada diri sendiri dengan sugesti POSITIF....

Namun yang terberat disini adalah disaat kita harus membunuh rasa rindu dan cinta...
Ya, memang rasa rindu dan cinta itu anugerah membahagiakan, tapi kadang disaat rasa rindu dan cinta itu terlarang, maka inilah masalah yang berat, sebab kita harus membunuhnya dengan kejam sebelum menjadi masalah yang baru lagi....
Untuk membunuh rasa rindu dan cinta terlarang ini sangatlah sulit sebab rasa rindu dan cinta ini membuat LOGIKA kita tak bekerja, dan untuk membunuhnya kita butuh strategi, keahlian dan kesadaran tentang diri yang tinggi....he,he,he, seperti perang benaran aja...
Inilah salah satu contoh peperangan didalam diri yang berdarah-darah yang harus dimenangkan...

Sebenarnya musuh kita ada didalam diri...
Dan disaat kita bisa menguasai diri serta menjadi raja untuk diri sendiri, itu lebih hebat dari seorang tentara yang menguasai medan perang...

Semoga bermanfaat...!



Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com