IBLIS BUKA RAHASIA TENTANG TIPU DAYA DIRINYA KEPADA RASULULLAH SAW


Allah Swt perintahkan malaikat menemui Iblis agar menghadap kepada Rasulallah Saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun dibencinya. Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad Saw dan juga sebagai peringatan serta perisai untuk umat manusia. Kemudian Malaikat tersebut mendatangi Iblis & berkata :

“Hai Iblis...! Kau diperintah oleh Allah Swt untuk menghadap kepada Rasul Saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasul dengan sejujur-jujurnya. Jika kau berdusta, niscaya akan terputus semua anggota badan dan uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua buta sebelah matanya dan berjanggut putih beberapa helai yang panjangnya seperti ekor lembu. Iblis pun memberi salam sampai tiga kali, dan Rasul saw tidaklah menjawabnya, maka Iblis berkata :

“Ya Rasullullah, Mengapa engkau tak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?”

Maka jawab Nabi : “Hai musuh Allah...! Kepadaku kau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam As hingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil hingga ia tega membunuh Habil saudaranya sendiri saat sujud dalam sholat, kau tiup Nabi Ayub As dengan asap beracun hingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud As dgn perempuan Urya, Nabi Sulaiman As meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Nabi yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu...!

Hai Iblis...! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah Swt, tapi aku diharamkan oleh Allah Swt menjawab salammu. Sesungguhnya Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”

Kata Iblis : "Ya Nabi Allah...! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Nabi terakhir maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman.
Ya Nabi Allah, Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenar-benarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya". 

Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, "Ya Rasulullah, Sekiranya aku berdusta dengan sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu". Mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar di dengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai untuk seluruh umatku.

Kemudian Rasul memberikan pertanyaan kepada Iblis:
"Hai Iblis...! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?" 

Lalu Iblis menjawab:
"Ya Nabi Allah, Engkaulah musuhku yg paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini". 
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun gemetar ketakutan. Sambung Iblis, "Ya Khatamul Anbiya, ada pun aku dpt merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lainnya hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali hanya kepada dirimu saja yang tak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah Swt. Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. 

Lalu Nabi melanjutkan pertanyaan kepada iblis:
"Hai Iblis...! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?" 

Jawab Iblis:
"Adalah satu kemajuan untuk ku bagi perempuan-perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia agar meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan mereka dengan harta benda emas, perak, permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram. Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. 
Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat besar hingga menuju kepada perzinahan. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau beramal, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat."

Pertanyaan Nabi selanjutnya: 
"Hai Iblis...! Mengapa kau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak ada faedahnya, bahkan menambahkan laknat yang sangat besar serta siksa yang sangat pedih di neraka yang paling bawah? Hai makhluk yang dikutuk Allah...! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?" 

Maka Jawab Iblis: 
"Semuanya itu adalah anugerah Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sejahat-jahatnya. Engkau lebih tau bahwa diriku telah ribuan tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya. 
Tiba-tiba datang firman Allah Swt hendak menjadikan seorang manusia di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu diperintahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang dulu tampan rupawan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah Swt menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Hal ini membuat Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka, hingga akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa untuk menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Wahai Rasul Allah, Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku degan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan  syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat. Akan tetapi ketika Engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Dan jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran anak panah oleh para Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut."

Pertanyaan Nabi selanjutnya:
"Hai Iblis...! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?"

Jawab Iblis:
 "Pertama sekali aku palingkan niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-lama mereka akan terjerumus mengikut kemauanku, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya mereka masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku.

Lalu Nabi melanjutkan pertanyaan:
"Hai Iblis...! Jika umatku sholat karena Allah Swt, bagaimana keadaanmu?"

Maka jawab Iblis:
 "Sebesar-besarnya kesusahanku. Gemetarlah badanku dan lemah tulang-tulang sendiku. Maka aku kerahkan puluhan iblis datang menggoda seorang manusia pada setiap anggota tubuhnya supaya malas sholat, was-was, lupa rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, senantiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Kemudian iblis duduk di belakang badan orang yang sholat itu supaya dia tak kuasa sujud berlama-lama, penat dalam duduk tahiyat, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman".

Pertanyaan Nabi lagi: 
"Jika umatku membaca Al-Quran bagaimana perasaanmu?"

Jawab Iblis:
"Jika mereka membaca Al-Quran maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya". 

Tambah pertanyaan lagi oleh Nabi:
"Jika umatku mengerjakan haji, bagaimana perasaanmu?"

Jawab Iblis: 
"Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulang-tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya". 

Pertanyaan Nabi selanjutnya: 
"Jika umatku berpuasa, bagaimana keadaanmu?"

Jawab Iblis:
"Ya Rasul Allah, Inilah bencana paling besar buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arsy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. 
Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka.
Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arsy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga.

Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah, datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa".

Pertanyaan Nabi selanjutnya:
"Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"

Jawab Iblis:
"Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar-besar musuhku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: "Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk". 

Sayydina Abu Bakar As Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu. Apalagi dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah Ra yang juga banyak menghafal Hadits-hadits mu.

Begitu juga Sayyidina Umar bin Khattab, tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan saksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat. 

Sayyidina Usman bin Affan juga, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya. 

Sayyidina Ali bin Abi Thalib pun demikian. Aku sangat takut karena hebat dan gagahnya dia di medan perang, bahkan sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta dia adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sembarang berhala. Bergelar 'Ali Karamullahu Wajhahu, dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga engkau sendiri berkata, "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya." Dia juga menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya".

Pertanyaan Nabi selanjutnya:
"Bagaimana tipu daya mu kepada umatku?"

Jawab Iblis: 
"Umatmu itu ada tiga macam. 
Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan larangan-Nya seperti kata Jibril a.s, "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat." 

Yang kedua seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan penuh kebajikan. 

Yang ketiga umatmu seperti Firaun. Terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku tarik kemana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tak hendak menuntut ilmu. Tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat. Orang miskin hendak beribadat lalu aku goda agar minta kaya dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yg tenggelam dgn istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar. Dia tamak dan senantiasa bimbang dengan hartanya. Lainnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama muslim. Menghina kpd si miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur". 

Nabi melanjukan pertanyaan:
"Siapa yang serupa dengan kau?" 

Jawab Iblis:
 "Org yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam." 

Pertanyaan Nabi lagi:
"Siapa yang mencahayakan muka mu?"

Jawab Iblis:
 "Org yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji".

Pertanyaan Nabi lagi :
"Apakah rahasia mu kepada umatku?"

Jawab Iblis: 
"Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari".


Nabi melanjutkan pertanyaan:
"Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?"

Jawab Iblis: 
"Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan dan durhaka. Ini semua karena kesalahan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang".

Kemudian Nabi melanjutkan pertanyaan berikutnya:
"Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya mu?"

Iblis menjawab: 
"Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu', maka padamlah marahnya". 

Pertanyaan Nabi lagi:
"Siapakah orang yang paling lebih kau sukai?"

Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (maaf) bulu kemaluan, selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti memijat pada bulu itu". 

Tambah pertanyaan Nabi lagi:
"Hai Iblis...! Siapakah saudara mu?"

Jawab Iblis:
"Orang yang tidur telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi, lalu aku enakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya', aku beratkan hatinya untuk sholat".

Nabi melanjutkan pertanyaan:
"Apakah jalan yang membinasakan dirimu?"

Jawab Iblis:
"Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam". 

Pertanyaan Nabi selanjutnya:
"Hai Iblis...! Apakah yang memecahkan matamu?" 

Jawab Iblis:
 "Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya dan orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan dan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, "Syurga itu di bawah tapak kaki ibu". 


Semoga ini bermanfaat bagi Anda sekalian...
Share:

WAKTU YANG TELAH BERLALU.... INSPIRASI HIDUP

 


Ditengah perjalanan kehidupan ini banyak fenomena hidup yang kita alami baik suka maupun duka. Terkadang kita dibuat bahagia dengan sesuatunya bersama orang-orang disekitar kita, atau mungkin juga sebaliknya justru membuat kita kesal dan membenci dengan apa yang telah kita lalui sebelumnya. Tapi semua itu telah berlalu dan tak ada yang abadi. Semuanya menjadi berlalu begitu saja bagaikan debu diterpah angin. Coba di ingat segala apa yang pernah kita lalui dimasa lalu, "kemaren saya senang, kemaren saya susah dan banyak lagi kemarin-kemarin lainnya yang sering membuat kita seperti bermimpi". Kemarin saya mimpi ini dan besoknya lagi saya mimpi itu dan banyak lagi mimpi-mimpi yang lain. Kadang membuat kita takjub dan kadang membuat kita larah hati dalam kehidupan yang fana ini. Semua yang telah di lalui, tentu tak ada yang abadi dan berakhir meninggalkan kenangan saja...

Hidup adalah saat ini,. dan disinilah kita akan memulai menatap masa depan,. yakni masa yang penuh harapan dengan segala kebaikan. Ya, kalau kita hanya terperangkap dimasa lalu, tentu itu akan sangat menyiksa. Mungkin dimasa lalu banyak sekali kenangan-kenangan manis yang di lalui atau mungkin juga ada banyak hal yang dilewati dengan kesalahan dan kekhilafan dimasa lalu. Tapi, itu bukan membuat kita terlena dan hanyut menyesali akan semua itu. Lagian kita tak akan pernah bisa kembali ke masa lalu seperti cerita Dora emon dengan bantuan mesin waktu untuk kembali memperbaiki kesalahan dan kekhilafan yang telah berlalu. Kita juga tidak bisa kembali ke masa lalu untuk mempertahankan rasa manis yang dirasakan saat-saat itu....
Memang hidup saat ini akibat dari masa lalu,. tapi masa lalu tak bisa juga disalahkan. Sebab semua apa yang kita lalui tak akan pernah lepas dari kehendak Sang Pemilik waktu itu sendiri. Dimana Dia-lah yang menggodok kita dalam hidup ini agar menuju pada proses pendewasaan jiwa yang tangguh untuk menjalankan hidup selanjutnya....

Demikian juga hidup di masa yang akan datang adalah akibat dari sekarang,. Jadi, perbaiki hidup kita yang sekarang untuk membuat masa yang akan datang agar lebih baik. Memperbaiki yang dimaksudkan disini bukan hanya sebatas masalah materi saja, tapi semuanya, termasuk cara kita memperlakukan pada sesama dan makhluk hidup lainnya serta mengsyukuri segala apa yang diberikan oleh-Nya. Itulah mengapa waktu disebut-sebut sebagai harta kita yang paling mahal. Waktu yang kita miliki tidak ternilai harganya dan tidak dapat diganti oleh apapun. Waktu adalah modal yang kita punya dalam hidup sekarang ini. Jika kita tidak memanfaatkannya sebaik mungkin, maka kerugian dan penyesalanlah yang akan kita rasakan nanti.

Jadi hargai dan manfaatkanlah setiap waktu yang akan kita lalui dengan penuh rasa syukur pada-Nya, sebab setiap waktu akan berlalu begitu saja dan setiap waktu yang telah berlalu tak mungkin dapat diputar kembali....!

Semoga bermanfaat...
Share:

KESUKSESAN INSTAN DAPAT MENGHANCURKAN HIDUPMU




Ratusan bahkan ribuan orang menginginkan kesuksesan secara instan, yakni kesuksesan yang bisa didapat hanya dengan sekejab, cuma-cuma, cepat tanpa melalui proses perjuangan yang berarti. Mereka tidak menyadari bahwasanya yang cepat didapat akan cepat pula perginya. Mereka tak perduli meskipun harus menempuh dengan cara terlarang, asalkan kesuksesan dapat diraih.
Pola pikir seperti inilah yang sampai saat ini masih terus membudaya dimasyarakat pada umumya. Budaya instan ini akan terus mengakar sampai berbagai generasi berikutnya jika kita sendiri tidak mengambil peran penting dalam menyampaikan edukasi pemahaman penting dalam setiap usaha yang dikerjakan melalui arti sebuah perjuangan.

Budaya instan merupakan budaya dimana orang menjalani hidupnya tak mau bersusah-susah payah, ingin cepat tersaji. Mereka lebih suka melihat hasil dari pada proses.  Orang-orang ini juga menganggap bahwa kebahagiaan, kekayaan, kesuksesan dan prestasi bisa diraih dengan cara yang mudah dan cepat, lebih mudah dari pada membalikkan telapak tangan.

Tahukah Anda munculnya budaya instan dipicu oleh perubahan sosial yang menuntut kita bergerak cepat guna meraih hasil. Menjamurnya budaya instan juga tak lepas dari perkembangan teknologi yang tumbuh pesat. Banyak orang berlomba-lomba menciptakan teknologi yang semakin mempermudah hidupnya.

Jika kita ingin meraih kesuksesan yang sebenarnya kita harus sadar bahwa jika kita mengharapkan sesuatu yang bernilai, kita membutuhkan waktu dan proses panjang untuk memdapatkan impian yang pasti. Kalau kita sekedar mau mendapatkan yang instan, hasilnya pun akan instan juga, alias tidak bertahan lama. Melanggengnya budaya instan membuat orang malas, tidak mau berusaha dan tidak mau bekerja keras mencapai tujuan atau mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Dalam hal ini, kita perlu melakukan pembiasaan diri supaya tidak terseret budaya instan.

Orang yang melegalkan budaya instan sama halnya dengan enggan menikmati proses perjuangan. Beda halnya dengan orang-orang yang mau berusaha. Mereka akan selalu bersabar menunggu dari proses yang dikerjakannya. Mereka sadar bahwa "Orang-orang yang berada di puncak adalah mereka yang telah melakukan pekerjaan mereka dengan segala yang mereka punya, dengan penuh semangat, antusiasme dan kerja keras".

Ingatlah bahwa tidak semua hal yang kita inginkan bisa terwujud dalam sekejab, tetapi bisa terwujud bila kita mau bertindak melakukan sesuatu dengan melewati proses yang ada sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai. Tidak pernah ada yang mudah, namun segalanya akan terasa mudah jika kita tahu cara mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita hanya butuh merencanakan tujuan dengan jelas, berupaya keras, menikmati proses dan bersabar, tapi ingat...! dari setiap usaha dan upaya kita kerjakan, Tuhanlah yang Maha Berkehendak. Oleh sebab itu, segala usaha dan upaya yang telah kita lakukan akan menjadi sempurna jika dibarengi dengan doa, yakni memohon pada-Nya, agar niat dari usaha kita dimudahkan dalam menggapainya dan dapat terwujud.

Semoga bermanfaat...
Share:

SUKSES, MUTLAK MILIK ANDA

 


Siapa sih yang tak ingin dirinya meraih sebuah kesuksesan yang gemilang? Sudahlah tentu semua orang  pasti menginginkan hal tersebut, termasuk diri Anda juga bukan..? Pada prinsipnya kesuksesan itu milik semua orang, hanya saja dibutuhkan sebuah pengorbanan usaha yang besar, baik tenaga, waktu dan pikiran untuk bisa meraihnya. Banyak mereka yang terpilih meraih sukses dan banyak pula mereka-mereka yang tak berdaya meraih impian itu. Memang dalam realita kehidupan akan banyak kita jumpai sebagian mereka yang telah meraih sukses tak bertahan lama dalam kejayaannya itu dan mereka pun tumbang lenyap seketika. Mempertahankan kesuksesan itu lebih sulit daripada menggapainya, laksana permainan catur jika salah melangkah akan kehilangan posisi, dan lambat laun akan kalah menyerah. Hal inilah yang harus Anda hindari ketika berada di puncak.

Banyak hal yang harus dilakukan dalam mewujudkan sebuah keberhasilan, termasuk langkah-langkah strategis yang mendukung usaha dalam menggapainya. Anda dapat membuat dan menetapkannya sendiri sesuai perencanaan agar ada motivasi dalam diri untuk melakukan tindakan. Anda pun harus konsisten dengan apa yang sudah Anda planingkan dari awal, sebab tanpa tindakan sudah pasti keberhasilan tidak akan pernah diraih. Orang-orang yang memiliki motivasi diri yang tinggi tak pernah mengenal menyerah ataupun berputus asa, mereka selalu berjuang dan bangkit ketika jatuh. Dengan semangat motivasi diri yang dibarengi tindakan maka impian Anda meraih sukses semakin terbuka lebar.

Pantangan dalam meraih sukses adalah menyerah dan berputus asa. Maka dari itu hindari hal demikian dan berpikirlah positif disetiap apa yang sedang Anda lakukan atau dialami saat ini. Ketika kegagalan yang Anda temui, jadikan itu sebagai pengalaman untuk melangkah dan berusaha mengubah menjadi lebih baik. Melalui pengalaman kegagalan itulah Anda akan mengetahui mana yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari. Bahkan pengetahuan Anda semakin bertambah dan mampu menciptakan ide-ide baru yang dinamis dalam meraih keberhasilan tersebut. Jika Anda yakin bahwa Anda akan sukses, maka Anda akan meraihnya. Dengan keyakinan yang tinggi akan membuat Anda semakin percaya diri dan tentunya akan mendorong Anda terus berjuang hingga keberhasilan terwujudkan dengan nyata.

Jangan ragu dengan apa yang telah Anda lakukan saat ini dalam mewujudkan cita-cita. Teruslah menjadi diri sendiri dan jangan pernah terpengaruh dengan ocehan orang yang menghina, membuli ataupun menertawakan usaha Anda meraih mimpi-mimpi. Tetaplah fokus pada apa yang telah Anda rencanakan untuk dibuktikan pada mereka yang menghina, membuli dan menertawakan Anda bahwa Anda orang hebat dan bukan seperti yang mereka katakan.

Hal lain yang harus dihindari juga, jangan memendam masalah seorang diri. Sampaikan masalah Anda pada orang yang menurut Anda mampu mencari solusinya, biar Anda cepat move on dan bersemangat lagi. Jangan sampai masalah mengendap dalam diri sehingga menghambat Anda meraih mimpi-mimpi. Tetaplah berdoa memohon pada yang Maha Kuasa, agar jalan menuju kesuksesan yang ingin diraih dimudahkan oleh-Nya.

Semoga bermanfaat.


Share:

"JANGAN PERNAH MENGANGGAP REMEH HAL KECIL DAN SEDERHANA"




Banyak orang menganggap hal kecil itu remeh dan enteng untuk dilakukan. Secara prinsip hal kecil dan sederhana memang sangat enteng untuk dilakukan, tapi tidak semua orang mampu memahami lebih dalam dampak dari hal kecil dan sederhana itu jika tidak di lakukan. Orang lebih sering menunda-nunda hal kecil dan sederhana dibanding hal inti untuk dikerjakan. Padahal sejatinya, dari hal kecil dan sederhana itulah akan berkembang menjadi besar. Coba lihat tanaman pohon yang tumbuh menjadi besar kalau bukan dari biji yang kecil hingga tumbuh menjadi batang, cabang dan ranting. Itu semua bermula dari biji yang kecil. Begitu pula orang menjadi sukses bermula dari sebuah usaha yang kecil hingga berkembang menjadi besar.

Terkadang Anda disibukan dengan aktivitas padat dan bahkan sampai berkeluh kesah pada sahabat atau pada atasan bahwa pekerjaan Anda menumpuk sehingga Anda merasa bosan dengan pekerjaan yang Anda lakukan. Setidaknya Anda bertanya pada diri sendiri, mengapa pekerjaan Anda menumpuk. Dari situ Anda akan memahami ada hal kecil dan sederhana yang terlewatkan untuk dikerjakan sehingga berdampak pada pekerjaan Anda terasa banyak menguras tenaga.

Jika Anda konsisten dalam bekerja dan tidak meremehkan hal kecil dan sederhana, tentu akan tidak kalah bernilai dengan hal yang besar. Anda harus merunut kembali sedetail mungkin akan proses kerja Anda, dan temukanlah cause and effect dari pekerjaan itu. Begitulah, berpikir secara detail dan kecil bisa melahirkan sebuah karya yang besar. Lewat pengamatan yang teliti, bisa jadi apa yang dianggap sepele oleh orang banyak, merupakan sebuah ide besar yang justru dapat mendongkrak kesuksesan hidup Anda.

Dengan melakukan pengamatan yang teliti disetiap proses kerja Anda, akan melahirkan ide baru yang nantinya bisa di implementasikan guna menunjang keberhasilan dari pekerjaan Anda. Ide sederhana yang di implementasikan itulah yang jarang terpikirkan banyak orang untuk mengatasi masalah dalam rutinitas pekerjaan. Sesulit apapun pekerjaan yang dilakukan jika Anda selalu berpikir positif dalam mengembangkan ide, semuanya akan menjadi mudah. Celah inilah yang kemudian menghasilkan produk kreatif atau karya besar Anda yang bernilai tinggi.

Anda dapat melakukan hal lain sesuai potensi yang Anda miliki dalam menggapai impian dimasa depan. Karena ide sekecil apapun itu, jika di implementasikan dengan serius akan sangat bernilai ,dan bahkan berdampak besar bagi kesuksesan yang ingin dicapai. Inilah banyak terjadi dalam kehidupan saat ini. Banyak hal kecil disekitar kita yang terbukti menjadi penentu utama dari sebuah keberhasilan.

Jadi, jangan pernah mengeluh dengan setiap apapun aktivitas pekerjaan yang Anda lakukan jika Anda belum mengamati dengan teliti runutan proses pekerjaan itu. Sebab tidak ada hal yang tak mungkin untuk Anda raih jika tidak didasari dengan usaha. Banyak hal yang dapat dilakukan hanya dengan hal kecil dan sederhana, tapi mampu membawa Anda meraih kesuksesan secara gemilang.

Semoga bermanfaat...
Share:

HIKMAH - DIALAH MAHA KARYA YANG ADA DIBALIK SEMUA INI




Sebagian kaum pria mungkin selama ini akan sangat terpesona ketika melihat wanita cantik lewat di hadapannya, bahkan hingga tak berkedip dan tak bosan melihat berulang-ulang. Seperti mendapat nutrisi vitamin dengan dosis tinggi. Kok, bisa sampai segitunya kali, ya...!?
Pada umumnya menurut para kaum pria menganggap hal itu adalah hal yang wajar-wajar saja, sebab mata cenderung senang melihat yang indah dan yang aneh-aneh. Bagi sebagian kaum pria juga menganggap semua itu sebagai rejeki dan anugerah bagi dirinya. Demikian sebaliknya, ketika para kaum wanita melihat pria yang ganteng-ganteng semua itu normal dan alamiah, sebab begitulah cara kita mengekspresikan rasa ke kaguman,

Begitu juga ketika kita melihat seorang arsitek dengan karya-karyanya yang begitu megah dan sempurna serta banyak lagi orang-orang hebat yang begitu cerdasnya menunjukkan kemampuan dan kelebihannya sehingga membuat kita merasa takjub akan mereka. Begitu juga rasa kagum kita disaat melihat keindahan alam semesta beserta isinya yang di ciptakan Sang Ilahi. Namun terkadang  rasa kagum kita hanya sebatas individunya saja. Mungkin melihat kecantikan seorang wanita rasa kagum kita hanya sebatas pada sisi orangnya saja, demikian juga melihat kecerdasan seorang arsitek dengan kemegahan karya-karyanya itu juga rasa kagum kita hanya sebatas pada orangnya juga, dan masih banyak lagi hal lainnya yang membuat kita terkagum hanya pada batas orangnya atau pada tempatnya juga. Kita tak menyadari bahwa semua itu datang dari Sang Ilahi. Dialah tempat bergantung semua makhluk dengan segala ciptaan keindahannya akan alam semesta ini.

Seharusnya rasa kagum kita bukan hanya sebatas pada mereka saja atau pada tempatnya yang indah saja, tapi rasa kagum itu lebih besar kita peruntukan hanya pada Dia yang telah menciptakan seisi alam semesta ini dengan sempurnanya.

Share:

SUKA, AKAN KEHILANGAN MAKNA BILA TIADA DUKA




Terkadang kita selalu hanya sibuk berprasangka buruk atas semua apa yang terjadi dalam kehidupan ini. Bahkan terkadang kita hanya mengeluh dan terus mengeluh saja...
Tanpa kita sadari keluhan itu ternyata hanyalah sebuah bentuk keraguan kita atas kebijaksanaan Sang Ilahi bagi kita...

Sebenarnya apapun perkara yang telah kita hadapi, patutlah di syukuri dan menerima dengan lapang dada setiap bentuk kehidupan yang menderah atas diri kita, baik suka maupun duka,. Sebab apapun yang terjadi, semuanya atas kehendak Sang Ilahi, dan bukan hanya didalam suka saja, didalam duka pun sarat dengan pesan Sang Pencipta yang tersirat untuk kita, agar lebih bijak dalam memahaminya....
Mungkin untuk saat ini kita tidak tahu nilai baiknya dari setiap duka yang kita alami,. Tapi yakinlah suatu saat nanti pasti kita akan tahu nilai baiknya dari setiap duka yang pernah kita alami...

Jadi Sobat,.! Jangan pernah mengeluh & berprasangka buruk akan hal yang datang menimpah dalam kehidupan kita masing-masing,. Belajarlah memahami setiap pesan dari Sang Ilahi dibalik kehidupan suka maupun duka,. Nanti disitu akan kita temui sebuah nilai kebaikan yang sungguh luar biasa dari rencana-Nya bagi kita.

Menerima akan duka sama seperti menerima suka. Sebab ini adalah dua sisi kehidupan yang tak bisa dipisahkan. Artinya disetiap ada suka disana pun juga akan ada duka yang menunggu. Begitu juga sebaliknya,. sebab suka akan kehilangan makna bila tiada duka...!
Jadi, jangan terlalu bahagia disaat mengalami suka dengan euforia yang berlebihan, sebab duka pun juga selalu menunggu disana. Begitu juga sebaliknya,. Jangan terlalu bersedih disaat mengalami duka. Sebab suka pun selalu ada menunggu disana...!

Semoga bermanfaat,..!
Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com