IBUKU ADALAH GURU KU ~ KISAH INSPIRASI MERAIH SUKSES



Di kisahkan, ada seorang anak kira-kira berusia 4 tahun, dengan keterbatasan fisik yang agak tuli dan bodoh di sekolahnya. Saat pulang ke rumah, anak ini membawa selembar kertas surat dari gurunya untuk disampaikan pada ibu yang mengasuhnya di rumah. Sang ibu pun membaca selembar surat yang ditujukan padanya. "Anak ibu sangat bodoh, Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah".

Sebagai seorang ibu tentu saja terhentak hatinya setelah membaca isi surat ini, namun Ia segera membuat tekad yang teguh untuk anaknya dan mengatakan, "Anakku sayang, bukan kamu anak yang bodoh...! Ibu sendiri yang akan mengajarkan dan mendidik kamu".

Seiring berjalannya waktu, Anak itu bertumbuh menjadi "Thomas Alva Edison" salah satu penemu terbesar di muka bumi ini. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan di sekolah resmi dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk dia terus maju.
Tidak banyak orang mengenal siapa wanita hebat yang mengasuh, mendidik dan mengajar Thomas Alva Edison hingga bisa menjadi orang besar dan terkenal sepanjang sejarah dunia. Ya, wanita hebat itu adalah Nancy Matthews Sang ibu Thomas Alva Edison. Namun, bila kita mendengar nama Edison, kita langsung tahu bahwa dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah dunia.

Siapa yang menyangka bahwa dulunya seorang bocah tuli yang bodoh, hanya 3 bulan bersekolah dan diminta untuk keluar dari sekolahnya, akahirnya bisa menjadi seorang genius. Dibalik laki-laki yang sukses, ternyata terdapat wanita yang hebat. Ungkapan itu sangat tepat adanya. Ya, wanita itu adalah Ibunya.

Ya, Nancy Edison adalah ibu dari Thomas Alva Edison. Perempuan itu tidak menyerah begitu saja dengan adanya pendapat pihak sekolah tehadap anaknya. Nancy yang memutuskan untuk menjadi guru pribadi bagi pendidikan Edison di rumah, telah menjadikan putranya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya begitu berarti. Nancylah yang memulihkan kepercayaan diri Edison, dan hal itu mungkin sangat berat baginya. Namun ia tidak sekalipun membiarkan keterbatasan membuatnya berhenti pada keterbatasan yang dimilikinya. Anak itu selalu mengatakan dan memiliki keyakinan "Ibu aku percaya aku akan sukses".

Nah, sobat...! dari kisah diatas kita diajarkan untuk terus belajar dan belajar tanpa henti, dimanapun tempatnya, merendahkan orang lain dengan alasan fisik atau apapun bentuknya merupakan suatu hal yang tidak baik dan tidak memiliki manfaat apapun untuk kehidupan maupun kemajuan.

Jika dilihat lebih dalam lagi ibu dari Thomas Alva Edison merupakan orang yang berjiwa besar adan berani menerima keadaan dari hal-hal yang menjadi hujatan bagi anaknya yang dicintainya.
Secara tidak langsung  Thomas menemukan metode-metode dalam penemuannya berdasarkan metode  yang ibunya ajarkan ketika menjadi guru pribadinya.

Thomas selalu percaya dengan apa yang ada dilakukan dan dengan impiannya untuk sukses walaupun dia tahu keterbatasan yang sering menjadi ejekan orang lain kepadanya. Keyakinan Thomas yang ia katakan kepada ibunya "Ibu aku percaya aku akan sukses". Adalah pengulangan yang ia lakukan tiap hari, yang membuat alam bawah sadarnya menggerakkan Thomas untuk menjadi orang sukses.

Nilai baik lainnya yang bisa diambil dari kisah diatas adalah Nancy sang ibu yang mengajarkan bahwa hinaan jika di sikapi dengan baik maka akan menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Secara tidak langsung mereka yang menghina sudah terhina dengan sendirinya. Hinaan, direndahkan, cacian makian dan lain-lain jika di sikapi dengan baik akan menjadi salah satu doa untuk keberhasilan kita.

Manusia mempunyai malaikat yang tak bersayap. Dialah ibu yang melahirkanmu. Perempuan yang dapat membuatmu terbang dengan doa-doanya. Dan saya kira itulah yang terjadi pada kesuksesan Thomas Alva Edison. Ibunda Thomas adalah mentor bagi Thomas yang mengarahkan Thomas untuk bisa terus maju dengan cara dan jalannya sendiri tanpa melihat kekurangannya sebagai hambatan.

Sukses adalah pencapaian yang bisa diraih dengan bekerja keras dalam mewujudkannya. Percaya bahwa impian akan tercapai menjadi bagian yang harus terus digenggam. Jangan berhenti. Hilangkan segala hal yang dapat membuatmu berhenti dan membatasi dirimu dalam segala hal. Karena sebenarnya kamu diciptakan Tuhan dengan kelebihan masing-masing, temukanlah kelebihanmu dan gunakan itu dengan sebaik mungkin.
Diatas itu semua sukses adalah kebermanfaatan diri untuk kehidupan orang banyak di dunia ini.

"Semoga bermanfaat..."
Share:

SANG MANTAN YANG TAK TERLUPAKAN....



Mungkin kita semua pernah punya masa lalu dengan seseorang yang sangat kita cintai dan tak mudah untuk dilupakan, walaupun kadang sudah ada penggantinya dan itu wajar saja, sebab setiap hubungan cinta tidak selalu memiliki kualitas yang sama dihati kita...
Ya, sangat beruntung saja rasanya jika ada orang yang dari awal bisa hidup berdampingan dengan orang yang benar-benar dicintai sampai maut memisahkannya....
Sebab ada juga hubungan yang dibentuk bukan berdasarkan cinta, tapi mungkin berbagai alasan yang mendasarinya seperti usia, materi, gengsi atau hanya sekedar pelampiasan hasrat biologis semata dan ini banyak terjadi disekitar kita...

Ya kalau hubungan yang berdasar cinta biasanya ada rasa saling melindungi dan rasa saling setia satu sama lain yang begitu kuatnya. Biasanya mereka pun berani mati demi membahagiakan pasangannya, ya kalau seandainya pasangannya lagi sakit dia lebih suka penyakit pasangannya itu dipindahkan kepada dirinya sendiri. Biarlah dia yang menderita asal pasangannya bahagia, dan kalau perlu organ tubuhnya pun akan dia serahkan dengan senang hati kapada pasangannya kalau seandainya pasangannya lagi membutuhkannya. Itulah kekuatan cinta yang melampaui segala rasa termasuk rasa sakit dan rasa takut pun akan terlampaui....

Inilah sebenarnya yang menjadi ukuran dalam sebuah kekuatan cinta bukan dari apa yang kita dapatkan, tapi dari apa yang dapat kita berikan untuk membahagiakan pasangan kita...

Terkadang kehidupan ini tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan, sebab bisa saja kita terpisah dengan orang yang kita cintai dengan berbagai macam alasan...
Ya, mungkin walaupun sekarang kita sudah punya penggantinya tapi mungkin saja kita masih sering membanding-bandingkan pasangan kita yang sekarang dengan mantan kita yang terdahulu yang pernah kita cintai. Ini yang akan membuat sebuah hubungan menjadi begitu hambar yang membuat kita tidak merasa nyaman menjalaninya. Dan kadang kita hanya berpura-pura bahagia saja untuk membuat pasangan kita supaya tidak tersinggung...

Nah pertanyaannya sekarang mengapa kita tidak bisa melepaskan bayangan orang yang pernah kita cintai walaupun kita sudah memiliki penggantinya. Bukan hanya membanding-bandingkannya saja tapi kadang kita pun sering salah menyebut namanya juga, sampai-sampai nama pasangan kita pun sering terganti dengan nama sang mantan. Yang lebih parahnya lagi ini pun kadang juga terbawa disaat bercinta. Mungkin diantara sobat disini ada juga yang merasa mengalaminya,bukan? Ya, kalau pasangan kita tidak tau nama siapa yang kita sebut tapi kalau dia tau itu nama mantan kita, ini bisa saya pastikan akan ribet urusannya....hahaha....

Ya, seharusnya ada yang perlu kita sadari disini. Apapun yang pernah kita lalui, tak akan pernah bisa kita pertahankan untuk selamanya termasuk kebahagiaan, sebab semuanya akan berlalu begitu saja,. Kadang kita ini hampir sama dengan anak-anak yang menikmati es krem, karena sang anak tau betapa nikmatnya es krem tersebut, sehingga dia menjilatnya pun pelan-pelan sekali. Dia bisa menikmatinya selama mungkin dan dia tidak menyadari es krem tersebut akan meleleh semua pada waktunya. Begitu juga dengan kebahagian,. Ya, walaupun satu kebahagian telah berakhir namun kebahagian yang lain masih banyak yang menunggu. Jadi kita tidak perlu terpaku dengan satu kebahagiaan saja....

Sebenarnya yang membuat kita tidak bisa melupakan sang mantan yang pernah sangat kita cintai itu adalah dimana kita tidak bisa menerima keadaan kalau kita sebenarnya sudah tidak bersama dia lagi. Dan ini yang menyebabkan kita tak bisa melupakan sang mantan yang membuatnya begitu melekat didalam fikiran kita..
Ini jugalah yang menjadi penyebab mengapa kita sering membanding-bandingkan pasangan kita yang sekarang dengan sang mantan....
Seharusnya kita juga harus menyadari kalau kita sekarang sudah hidup dengan orang lain yang beda dan sudah pasti cara menyayangi pun juga pasti berbeda pula. Seharusnya kita nikmati saja walau pun cara menyayangi kita itu sangat berbeda, sebab tiap pribadi itu pasti ada uniknya dan menariknya juga...
Mmungkin dengan cara ini kita bisa mencintai dan menerima pasangan kita yang sekarang sebagaimana semestinya...

Semoga bermanfaat....!
Share:

PERPISAHAN YANG SELALU MENYISAKAN KESEDIHAN...



Dalam hidup ini selalu saja ada yang datang dan ada yang pergi....
Disaat seseorang pergi meninggalkan kita, itu berarti perannya dalam hidup kita sudah berakhir...
Coba perhatikan dari orang-orang yang pernah singgah dalam hidup kita. Ada beberapa orang yang membuat kita bersedih dan merasa sangat kehilangan saat dia pergi dari hidup kita, yang menciptakan penderitaan berkepanjangan...
Pertanyaannya, kenapa tidak semua yang pernah mengisi hidup kita itu pergi, selalu membuat kita bersedih dan menderita....?

Coba perhatikan yang membuat kita bersedih dan menderita adalah kenangan-kenangan manis yang pernah kita alami bersama orang yang kita cintai dalam hidup ini, dan kita tak bisa menghapuskan kenangan itu dari PIKIRAN kita....
Biasanya kenangan manis ini terbentuk dari kasih sayang dan perhatian yang pernah kita dapatkan dari srseorang yang kita cintai itu, yang membuat hidup kita sangat berarti dan membuat kita akan sangat tergantung dengan orang tersebut, hingga pada akhirnya kita merasa dia lah MILIK kita yang paling berharga, inilah disebut KETERIKATAN....

Disaat orang yang kita cintai itu pergi meninggalkan kita, biasanya semua kenangan manis bersama orang itu masih saja melekat dalam pikiran kita, yang membuat kita sangat bersedih dan merasa sangat kehilangan, karena kita berpikir tak ada yang bisa menggantikannya, inilah yang membuat kita tak bisa MOVE ON untuk memulai kehidupan yang baru dan kita pun merasakan hidup ini seperti di NERAKA dengan penderitaan yang berkepanjangan,. Tanpa kita sadari penyebab semua ini adalah KETERIKATAN KITA...
Dan besar kecilnya PENDERITAAN tergantung sebesar apa KETERIKATAN yang kita bentuk dengan orang yang kita cintai tersebut,. Semakin besar KETERIKATAN kita akan semakin besar pula PENDERITAAN kita...

Nah sekarang kita sudah tau KETERIKATAN kitalah permasalahannya...
Pertanyaannya "bagaimana cara melepaskan diri dari KETERIKATAN itu"....?
Untuk melepaskan diri dari KETERIKATAN caranya cuma satu, yaitu dengan cara tidak mengakui KEPEMILIKAN kita, sebab semua yang ada dalam hidup ini adalah milik TUHAN dan kita hanya bisa pasrah dengan kehendak TUHAN dan merelakan kapan pun TUHAN mengambilnya dari hidup kita,. Sebab kita tidak bisa juga mempertahankan apa pun yang kita rasa menjadi milik kita di saat TUHAN mengambilnya kembali....
Jadi yang dituntut disini adalah keikhlasan kita dengan tidak mengakui KEPEMILIKAN saat TUHAN mengambilnya dari kita...

Nah untuk lepas dari PENDERITAAN...
Mulai dari sekarang belajarlah mengasihi dan mencintai apapun itu dengan cara tanpa merasa MEMILIKI, yang pada akhirnya dapat menciptakan KETERIKATAN-KETERIKATAN baru sehingga menyebabkan PENDERITAAN....

Semoga bermanfaat...!
Share:

MEMBUNUH MASALAH DALAM DIRI...



Sumber masalah ada didalam diri, disaat masalah dalam diri teratasi maka secara otomatis semua masalah akan teratasi....

Untuk mengatasi masalah didalam diri tidaklah mudah, sebab inilah peperangan yang sesungguhnya yang menyakitkan dan berdarah-darah...
Mengapa berdarah-darah....?
Oops...inilah pertanyaanya....
Sebab kita harus menikam diri sendiri berulang kali dengan kejam untuk membunuh bibit-bibit masalah yang muncul dan melintas dalam pikiran sebelum bibit-bibit itu berkembang dan menjadi tindakan, seperti rasa iri, rasa dengki, rasa benci, rasa cemburu dan banyak lagi rasa dan pikiran negatif lain dari EGO kita sendiri, supaya tidak berkembang menjadi tindakan-tindakan yang konyol yang mengakibatkan munculnya banyak masalah...
Jadi yang bisa membunuh bibit masalah yang ada didalam diri hanyalah KESADARAN dengan PEMAHAMAN tentang diri dengan benar...
Biasanya bagi orang yang sering melatih KESADARAN diri, dapat merasakan munculnya gejala-gejala dari bibit NEGATIF didalam diri dengan perubahan-perubahan energi yang dia rasakan dalam dirinya sendiri, sehingga mereka bisa membunuhnya dengan memberikan pengertian pada diri sendiri dengan sugesti POSITIF....

Namun yang terberat disini adalah disaat kita harus membunuh rasa rindu dan cinta...
Ya, memang rasa rindu dan cinta itu anugerah membahagiakan, tapi kadang disaat rasa rindu dan cinta itu terlarang, maka inilah masalah yang berat, sebab kita harus membunuhnya dengan kejam sebelum menjadi masalah yang baru lagi....
Untuk membunuh rasa rindu dan cinta terlarang ini sangatlah sulit sebab rasa rindu dan cinta ini membuat LOGIKA kita tak bekerja, dan untuk membunuhnya kita butuh strategi, keahlian dan kesadaran tentang diri yang tinggi....he,he,he, seperti perang benaran aja...
Inilah salah satu contoh peperangan didalam diri yang berdarah-darah yang harus dimenangkan...

Sebenarnya musuh kita ada didalam diri...
Dan disaat kita bisa menguasai diri serta menjadi raja untuk diri sendiri, itu lebih hebat dari seorang tentara yang menguasai medan perang...

Semoga bermanfaat...!



Share:

MENCINTAI TANPA KETERIKATAN DAPAT MENGHILANGKAN PENDERITAAN



Mencintai dengan keterikatan dan mencintai tanpa keterikatan kesannya sama, karena sama-sama saling mengasihi dan saling menyayangi satu sama lainnya, tapi sikap mentalnya dibalik semua ini sangatlah berbeda sekali, yang satu merasa memiliki sedang yang satunya lagi tanpa merasa memiliki...

Disaat kita mencintai dengan keterikatan, kita merasa kitalah sang pemilik dari orang yang kita cintai dan kita merasa hidup kita sangat tergantung dengan orang tersebut....
Kita tak menyadari didunia ini kita pasti akan terpisah dengan apapun yang kita cintai termasuk pasangan kita, ya kalau tidak berpisah dalam kedaan hidup dengan berbagai macam alasan sudah dipastikan kita dipisahkan oleh kematian dengan berbagai macam cara...
Ya kalau tidak kita yang duluan sudah pasti pasangan kita yang duluan meninggalkan kita atau ya barengan sekalian matinya...
Namun jika pasangan kita yang duluan menghadap Sang ilahi, disaat kita mencintainya dengan rasa kepemilikan yang begitu tinggi, Saya rasa kita pun merasakan dunia terasa sepih tanpa dirinya. Kita pun terasa mati serta merasa tak ada lagi artinya kalau kita masih tetap hidup tanpa dirinya yang kita cintai. Begitu juga sebaliknya, sebab kita merasa sangat kehilangan karena milik kita yang sangat kita sayangi diambil dari tangan kita dan ini akan membuat kita menderita yang sangat berkepanjangan dan begitu juga disaat kita berpisah dalam keadaan hidup dengan berbagai macam alasan, Saya rasa kita pun akan mengalami penderitaan yang sama...




Disaat kita mencintai tanpa keterikatan mungkin kita tidak begitu menderita, sebab kita mencintai apapun yang kita cintai dengan rasa tanpa memilikinya. Kita selalu sadar kalau apapun yang kita cintai adalah milik TUHAN semesta alam dan kapanpun TUHAN bisa saja mengambilnya dari genggaman kita dengan berbagai macam cara...
Kita mencintai tanpa keterikatan mungkin kita tidak merasa begitu kehilangan disaat apa yang kita cintai diambil oleh TUHAN sang pemiliknya...
Ya siapa sih yang tidak merasa kehilangan disaat ditinggalkan orang-orang yang disayangi dan di cintai, tapi dengan mencintai tanpa merasa memiliki mungkin agak mudah buat kita menerima dan mengikhlaskan setiap orang-orang yang kita cintai lebih dahulu pergi meninggalkan kita....

Kadang kita tidak bisa juga menghindari sebuah keterikatan dalam sebuah hubungan cinta, sebab terbentuknya sebuah keterikatan itu adalah dari kasih sayang yang pernah kita dapatkan dari orang yang kita cintai tersebut. Dari sanalah awalnya kita merasa dialah milik kita yang paling berharga dan kita merasa sangat bergantung dengan orang tersebut. Itulah yang disebut dengan KETERIKATAN... Kita juga merasa sangat menderita disaat kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita cintai tersebut dan besar kecilnya penderitaannya tergantung sebesar apa keterikatan yang kita buat dalam fikiran kita dengan orang yang kita cintai...
Ini sering terjadi karena kadang kita tak menyadari apapun yang kita cintai adalah milik TUHAN semata dan TUHANLAH yang berhak mengambilnya kapan saja dari kita dengan berbagai macam cara...
Untuk itu belajarlah untuk mencintai apapun itu dengan tanpa merasa memiliki sebab bisa jadi apapun yang kita sayangi dan kita cintai lebih dulu akan meninggalkan kita menghadap sang pemilik yang sejati yaitu TUHAN semesta alam...

Dengan belajar mencintai tanpa memiliki ini akan membuat kita sedikit lebih siap disaat apa yang kita sayangi dan kita cintai diambil oleh TUHAN sang pemiliknya dengan sebuah kesadaran apapun yang ada didunia ini TUHANLAH sang pemiliknya yang sangat MUTLAK...

semoga bermanfaat...!


Share:

KISAH - PENYESALAN SEORANG TUKANG BANGUNAN



Ada seorang tukang bangunan yang sangat mahir dalam pekerjaannya, apapun yang dia kerjakan dalam membuat bangunan pasti laku. Setiap rumah yang dia bangun pasti laris. Itulah sebabnya sehingga dia banyak menjadi incaran para pelanggan, bahkan banyak yang rela indent dengan rumah-rumah yang akan dia bangun. Pada suatu ketika, dia mendapat berita dari teman-temannya bahwa dia akan diakhiri karirnya, di PHK, diberhentikan oleh bosnya. Suatu hari dia dipanggil oleh bosnya, maka dengan wajah murams dan hati resah dia menemui bosnya. Dia menunggu apa yang akan disampaikan oleh bosnya, apakah dia akan diberhentikan oleh bosnya atau disuruh lanjut bekerja. Dan ternyata Dia heran dengan kabar berita dari teman-temannya, justru sebaliknya, dia masih disuruh bekerja oleh bosnya, namun kali ini dia hanya diminta oleh bosnya untuk membangun satu rumah saja. Dengan penuh perasaan galau yang berkecamuk dalam dirinya yang terus menghantui bahwa dirinya akan diberhentkan oleh bosnya sehingga dia bangun rumah tersebut, dibangunnya rumah itu dengan asal-asalan, dia selesaikan rumah itu asal jadi, yang penting selesai, dia tidak lagi berfikir kualitas seperti biasanya. Setelah rumah itu selesai, dia temui bosnya, dia kasih kunci rumah itu kepada bosnya: “Bos, ini kunci rumahnya, sudah saya selesaikan tugas yang anda berikan.” Bosnya dengan tenang menerima kunci rumah tersebut, lalu mengajak ngobrol bapak tukang bangunan itu. Setelah basa basi dan ngobrol sana sini, akhirnya sang bos pun bilang: “Wahai bapak, terima kasih atas jasamu selama ini. Mungkin engkaupun sudah dengar bahwa aku akan mem-PHK-kan dirimu, aku akan akhiri karirmu ditempat ini. Tapi tidak usah khawatir, aku sudah siapkan uang yang lebih dari cukup untuk pesangon dan gajimu. Engkau bisa mandiri dengan uang sebanyak itu. kamu bisa menjadi pemborong atau kontraktor seperti aku, tidak lagi terikat dengan gaji dariku.” Bapak tukang bangunan mulai heran, berkecamuk perasaan dalam dirinya. “Waduuhh saya salah paham ini, saya kira saya cuma di PHK, saya kira saya cuma diberhentikan, saya kira saya cuma diakhiri karir saya dari tempat ini begitu saja tanpa tanda jasa. Ternyata bos saya luar biasa baik, bos saya memberi pesangon yang lebih dari cukup untuk menjadikan saya mandiri dan tidak terikat lagi menjadi karyawan disini. Sebelum selesai kecamuk yang ada dipikiranya, bosnya berkata: “Wahai bapak, ambil saja kunci rumah ini, rumah yang barusan kamu bangun itu aku hadiahkan untuk kamu. “Maksud bos apa?” tanya dia keheranan. “Rumah yang barusan kamu bangun bukan untuk saya jual. Rumah itu aku hadiahkan untuk kamu.” “Lho bos, kok rumah itu yg dihadiahkan ke saya?” Bosnya sekarang yang gantian heran, lalu dia bertanya: “Memangnya kenapa?” Tukang bangunan itu menjawab: “Maaf bos, karena saya resah dan galau, maka terus terang rumah yang aku bangun terakhir itu aku kerjakan asal-asalan, aku bangun asal jadi, aku bangun asal selesai, dengan kualitas yang jauh dari biasanya.” “Kenapa begitu?” tanya bosnya. “Karena saya berfikir negatif kepada Anda.” jawabnya dengan perasaan yang sangat bersalah.




Nah Sobat,.! Dari kisah seorang tukang bangunan diatas, lalu “Bagaimana dengan kegiatan hari demi hari yang kita lakukan selama ini, baik di lingkungan kerja, di kehidupan rumah tangga dan di masyarakat kita? Apakah semua itu kita kerjakan dengan sungguh-sungguh atas dasar sepenuh hati, sebagai bentuk syukur dan ibadah pada ilahi atau hanya asal-asalan?” Mari menjadi insan yang bijak dalam menilai dan selalu berprasangka baik di setiap mendengar atau menerima berita yang kadang membuat kita bimbang.

Semoga bermanfaat...!

Share:

KEJUJURAN BUKANLAH SEBUAH KELEMAHAN TAPI SEBUAH KEKUATAN.....



Ada sebagian orang beranggapan kalau kejujuran itu adalah sebuah KELEMAHAN. Dalam pikiran mereka kalau orang jujur itu biasanya tidak mau korupsi, menipu, mencuri, merampok dan mengerjakan hal-hal yang tidak benar untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan,. Jadi didalam pikiran mereka orang yang jujur itu kapan kayanya....!
Mungkin dalam pikiran sebagian orang kalau orang kaya dengan materi yang berlimpah itu pasti bahagia,. Mereka tak menyadari bahagia itu didapatkan bukan hanya dari sebanyak apa materi yang kita miliki saja, tetapi bagaimana caranya kita mendapat sesuatu yang kita miliki itu...
Biasanya orang yang tidak jujur akan menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan,. Mereka tak menyadari setelah melakukan hal tersebut mereka akan kehilangan rasa nyaman dan menciptakan kegelisahan yang berkepanjangan dalam hidupnya, sebab mereka akan dihantui rasa takut kalau perbuatan mereka diketahui orang lain dengan semua konsekuensinya. Jangankan untuk tidur, makan, bersantai atau bahkan mungkin untuk bercinta pun mereka sudah tidak bisa menikmatinya lagi. Begitu juga dengan aktifitas lainnya, akan terganggu semuanya....
Dan ada satu lagi disaat kita tidak jujur bukan hanya rasa nyaman saja yang hilang,. Kitapun akan kehilangan rasa kepercayaan dari orang-orang disekitar. Belum lagi rasa malu yang kita dapatkan dari apa yang kita lakukan, akan membuat dunia ini terasa sempit dan seperti dineraka saja. Padahal tanpa kita sadari, bahwa kita sendirilah yang menciptakan neraka itu untuk diri kita sendiri...!




Orang yang jujur lebih mementingkan CARAnya kalau ingin mendapatkan sesuatu dan bukan hanya sebanyak apa yang harus mereka dapatkan saja. Sebab, mereka lebih mementingkan rasa nyaman dari setiap apa yang telah mereka lakukan...
Kejujuran itu adalah sebuah KEKUATAN, sebab kejujuran akan menciptakan keberanian dan rasa nyaman yang akan membuat kita menikmati semua aktifitas dengan penuh kebahagian....
Dan kejujuran bukan hanya saja mendapatkan rasa nyaman, tapi juga akan mendapatkan rasa percaya dari orang-orang yang ada disekeliling kita. Dengan kepercayaan itulah menjadi salah satu penunjang kehidupan yang akan membuat dunia terasa lapang....
Jadi kejujuran itu sebenarnya adalah sebuah KEKUATAN dan bukanlah sebuah KELEMAHAN, sebab di saat seseorang itu jujur dia pun akan penuh ketenangan dan keberanian dalam menghadapi semua masalah yang ada. Jika seseorang itu tidak jujur, dia pun pasti akan menghadapi masalah dengan penuh kegelisahan dan rasa takut....

Dari hal diatas mungkin kita semua pernah mengalaminya, tapi mungkin selama ini kita kurang memperhatikan bagaimana gejala dan efeknya bagi perasan dan fikiran kita. Dari setiap apa yang telah kita lakukan entah itu perbuatan baik ataupun sebuah kesalahan atau kejahatan, kalau kita sering memperhatikan perasan kita setelah melakukan sesuatu hal itu, pastilah kita tau efek dan akibatnya dari apa yang kita lakukan pada saat itu juga...
Dan kalau diperhatikan dari setiap kebaikan yang kita lakukan pasti akan menciptakan rasa nyaman dan penuh kebahagian disaat itu juga. Begitu juga sebaliknya, disaat kita melakukan sebuah kesalahan atau kejahatan itu, akan menciptakan kegelisahan dan rasa takut disaat itu juga,.bahkan mungkin berkepanjangan....

Seharusnya dari apa yang pernah kita alami akan membuahkan kesadaran pada diri kita, sebab kita sendirilah yang menciptakan syurga dan neraka dalam kehidupan ini dari perbuatan kita sendiri. Semua pilihan ada ditangan kita masing-masing. Kalau kita menyadari semua ini, mungkin setiap kita akan melakukan sesuatu yang salah, pasti kita akan berpikir seribu kali...

Oleh karena itu, mari kita belajar MENITI KEDALAM DIRI untuk mencari kebenaran yang sejati dan hakiki, serta belajar dari setiap apa yang pernah kita alami....!

Semoga bermanfaat....!


Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com