TIPS Jitu Ketika Anda Menghadapi Kegagalan



Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan. Kegagalan memang suatu hal yang pahit untuk diterima. Namun apapun itu harus diterima dengan jujur dan ikhlas. Kejujuran dan ikhlas menerima kegagalan bukanlah sesuatu memalukan. Kegagalan akan mengajarkan kepada kita bahwa selalu ada kesulitan pada setiap peluang. Oleh karena itu, jangan sampai kita patah arang dengan datangnya kegagalan yang menimpah atas diri kita.
Berikut ini ada beberapa tips jitu untuk penulis berbagi pada pembaca, ketika menghadapi sebuah kegagalan tersebut.

Tips Menghadapi Kegagalan

  • Sikapilah kegagalan sebagai suatu yang normal, bukan sesuatu yang memalukan apalagi dianggap sebagai aib.
  • Pelajari dan evaluasi kembali sebab-sebab kegagalan dengan jujur, karena sebab-sebab kegagalan itu dapat dimanfaatkan sebagai pertanda kelemahan.
  • Hadapi kembali "bisikan hati" yang meragukan kemampuan Anda dan yakinkan diri bahwa Anda memiliki potensi untuk mengubah kegagalan itu menjadi keberhasilan.
  • Ambillah langkah-langkah kecil yang teratur dan sistematis untuk mendekati situasi yang pernah Anda hadapi dan berakhir dengan kegagalan.
  • Beri alasan yang tepat, mengapa Anda ingin menghadapi lagi situasi itu, apa manfaat yang akan Anda dapatkan bila Anda berhasil bangkit dari kegagalan itu. Kalau manfaatnya memang signifikan dengan kebutuhan Anda, maka kerjakanlah. Namun bila manfaatnya lebih kecil dari mudharotnya, maka tinggalkan.
  • Milikilah sosok teladan yang telah mengalami hal yang sama atau yang premisinya sama dengan apa yang telah dilakukan. Ambilah kekuatan dan pengalaman sosok teladan yang telah berhasil mengubah kegagalan menjadi keberhasilan itu.
  • Optimalkan rasa percaya diri Anda, bahwa Anda pun bisa melakukan hal yang sama, yakni mengubah kegagalan menjadi keberhasilan.
  • Cobalah Anda menghadapinya sekarang tanpa keraguan sedikitpun. Jangan Anda tunda-tunda dan jangan setengah-setengah. Kerahkan potensi Anda, mati-matian perjuangkan keinginan Anda. 


Share:

Seorang Pemimpin Harus Mahir Manajerial



Jaman semakin hari semakin modern, ini dapat disebut sebagai era globalisasi dan juga dapat dikatakan sebagai transformasi ekonomi pengetahuan. Faktor paling penting yang menentukan akan majunya perekonomian di tentukan dari sistem informasi dan teknologi yang dimiliki. Karena tanpa kemajuan tehnologi informasi maka  sulit untuk berkembang. Teknologi informasi itu akan membawa perubahan dengan menyampaikan perkembangan perekonomian yang terjadi di dunia. Perubahan-perubahan itu akan berpengaruh pada pola pikir dan penciptaan nilai yang akan berfungsi bagi bisnis dan manajemen.

Seseorang yang dapat dikatakan memiliki kemampuan manajerial yang baik yaitu seseorang yang memiliki ketrampilan dalam melaksanakan pekerjaan dengan atau tanpa adanya orang lain. Ketrampilan manajerial ini tergambar dari bagaimana cara seseorang mendidik, memotivasi, dan mengembangkan potensi orang yang ada didalam organisasinya sampai pada cara bagaimana seseorang memutuskan untuk memberhentikan anggota organisasinya.

Jika Anda ingin memiliki kemampuan manajerial, sebaiknya Anda mengembangkan kemampuan observasi atau pengamatan. Observasi merupakan aspek penting yang sering tidak diperhatikan oleh seseorang ketika memimpin. Kegiatan observasi antara lain mengamati tim dalam melaksanakan tugas, menjalankan prosedur, berinteraksi, dan bagaimana alur tim dalam melaksanakan tugas keorganisasian. Dengan observasi ini, seorang pemimpin akan terlihat dan dikenal up to date dengan apa yang terjadi dalam organisasi.




Selain itu, kinerja tim atau anggota organisasi perlu dipantau dan diperhatikan dengan cara melihat kebijakan dan prosedur, apakah sudah jelas atau belum. Seorang pemimpin perlu melakukan pertemuan secara teratur dan tidak hanya ketika ada masalah. Pertemuan dilakukan baik secara individu maupun secara kelompok.

Penilaian dan evaluasi seharusnya tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar dilakukan untuk mendapatkan kemajuan dimasa mendatang. Seorang pemimpin yang baik dalam hal manajerial, dapat mengevaluasi kelemahan dan memberikan pelatihan serta pengembangan strategi untuk memperkuat ketrampilan lemah dalam tim.
Kemampuan memimpin berasal dari pengetahuan yang kuat dan mengalaman produksi atau proses menuju hasil. Seorang pemimpin harus dapat mempertimbangkan semua faktor yang berbeda sebelum membuat keputusan. Keputusan dipadukan dengan fleksibilitas agar dapat beradaptasi dan diterima oleh tim.

Kesuksesan manajerial ditentukan juga oleh seberapa baik seorang pemimpin dalam mengkomunikasikan persoalan atau keputusan yang harus dikerjakan dan diselesaikan oleh tim. Sebagai pemimpin sebuah organisasi, kemampuan ini mutlak diperlukan, agar tim dapat menjalankan tugas dengan baik sampai dengan selesai.


Share:

Kemampuan Pemimpin Harus Mampu Mementoring Bawahannya



Salah satu kemampuan seseorang untuk dapat menginspirasi banyak orang dalam mencapai tingkat kinerja dan kesuksesan dalam sebuah tim yang hebat adalah keterampilan atau talenta yang dimiliki oleh orang tersebut. Sangat sedikit orang yang dapat kita jumpai yang mampu menunjukkan kualitasnya dalam mengolah sebuah organisasi, perusahan atau instansi terhadap orang yang di anggap sebagai pemimpin. Konon orang-orang yang demikian dalam lingkup organisasi perusahan adalah sumber income/pendapatan bagi perusahan tersebut. Sehingga banyak perusahan-perusahan besar rela membayar gaji bagi karyawan seperti ini dengan nilai yang tinggi. Inilah salah satu manfaat bagi kita jika ingin menjadi orang sukses dalam sebuah organisasi perusahan.

Disamping itu, talenta kepemimpinan bisa diciptakan, jika kita mau memahami metode atau cara-cara untuk menciptakannya. Seorang pemimpin yang hanya bisa memerintah, sesungguhnya tidak memiliki talenta kepemimpinan. Sebaliknya, pemimpin yang memiliki talentakepemimpinan, pasti memiliki kemampuan mentoring atau mengembangkan orang lain. Mentoring disini dimaksud adalah suatu hubungan, dimana seorang manajer atau pemimpin yang lebih berpengalaman membantu bawahannya yang kurang berpengalaman.

Mentor biasanya pada tingkat manajerial yang lebih tinggi, bukan atasan langsung dari bawahannya itu. Namun dalam bahasan ini penulis akan berbagi, bagaimana cara seorang pemimpin memiliki kemampuan mementoring orang-orang yang dipimpinya tersebut.
Pemimpin pada dasarnya dibagi menjadi dua, yakni pertama pemimpin sebagai superior yang kerjanya hanya memberi perintah, selalu menyalahkan dan menjaga jarak dengan para bawahannya. Kedua pemimpin sebagao coach dan mentor yang lebih banyak mendengarkan masukan dari bawahannya, fokus pada solusi dan selalu memegang komitmen. Tipe pemimpin yang kedua ini biasanya lebih banyak disukai para bawahannya.

Untuk membangun ketrampilan dasar sebagai mentor, sebenarnya cukup mudah dan bisa dipelajari. Prinsipnya kita perlu melihat bahwa setiap orang memiliki potensi dan sumber daya dalam dirinya. Dengan prinsip tersebut, setiap orang pasti bisa sukses, asalkan dia menyadari potensi yang dimilikinya. Pemimpin bisa melihat hal tersebut dan memanfaatkannya untuk keberhasilan organisasinya.

Pemimpin juga dapat mengambil manfaat dari pengalaman mentoring, karena kemungkinan untuk meningkatkan kepuasan kinerja anggota organisasi dan membantu mereka mengembangkan ketrampilan kepemimpinan mereka sendiri. Kemajuan sebuah karier disebuah organisasi menjadi lebih baik, karena mentoring yang diberikan oleh pemimpin anggota organisasi.

Mentor adalah orang yang berbagi pengalamannya, pembelajarannya dan nasihatnya kepada mereka yang kurang berpengalaman dalam bidang tertentu. Mentoring berasal dari konsep magang, ketika orang yang lebih tua, lebih berpengalaman, mewariskan pengalamannya tentang bagaimana pekerjaannya dilakukan dan bagaimana beroperasi dalam dunia komersial.

Sikap seorang pemimpin memiliki kemampuan mentoring yang tidak pernah pelit berbagi ilmu dan pengalaman. Prinsip yang dikandung oleh pemimpin seperti ini adalah tumbuh bersama untuk memajukan organisasi. Sikap dan prinsip demikian, bukan saja disukai oleh anggota organisasinya, tetapi juga sangat menguntungkan organisasinya.
Share:

PEMIMPIN ~ HARUS PINTAR MENGURAI MEDAN KONFLIK



Terkadang dalam diri seseorang tidak bisa terhindarkan terjadinya konflik diri. Dihadapkan dengan dua pilihan yang sangat sulit biasanya menciptakan medan konflik dalam diri, sehingga menyebabkan seseorang tersebut tertekan dalam fase tertentu, atau bahkan sampai mengalami depresi. Tidak banyak orang yang mampu mengurai medan konflik dalam dirinya, agar menemukan masalah yang sesungguhnya sehingga dapat menyelesaikannya. Berada diantara dua pilihan yang sama-sama nilainya, memang tidaklah mudah. Namun, kita dituntut harus membuat keputusan agar dapat melanjutkan hidup.
Jika kita tidak segera membuat keputusan, maka hidup kita akan menggantung, dan yang ada hanyalah angan-angan berada di awan, atau memiliki dua pilihan tersebut pada waktu yang sama.




Mempertimbangkan unsur-unsur positif dari kedua pilihan tersebut memang penting, namun mempertimbangkan unsur-unsur dari kedua pilihan tersebut juga sangat penting. Jika sudah dapat memberi pilihan logis mengenai masing-masing pilihan, maka kita seharusnya bisa memilih faktor yang harus dipertimbangkan lagi, yaitu jika nilai dari dua pilihan tersebut sama adalah tidak ada. Segera putuskan memilih yang mana, lalu menindaklanjuti dengan berusaha dan mempertanggungjawabkan. Tidak perlu menyesal, karena pilihan kita memang harus dipertanggungjawabkan, bukan untuk disesali.

Sementara itu, untuk mengurai medan konflik dalam diri yang berhubungan dengan emosi, kita bisa memberi penjelasan kepada diri kita, bahwa harus ada yang dipilih, suka maupun tidak suka. Kenyataan untuk memilih salah satu itu tidak bisa dihindari, karena kita bukan hanya bertanggung jawab kepada diri kita sendiri, tetapi juga bertanggung jawab kepada orang lain.
Seorang pemimpin senantiasa membuka pikirannya agar dapat mengambil keputusan yang tepat atas dua pilihan yang tidak bisa diambil dua-duanya. Keterbukaan pikiran akan dapat menerima faktor resiko dan faktor keuntungan yang menyertai pilihan tersebut.


Share:

BENARKAH, KEPERCAYAAN ORANG LAIN ITU PENTING?



Orang yang tidak dapat dipercaya tidak akan ada harganya. Secerdas apapun dirinya, jika tidak dapat dipercaya maka akan dijauhi oleh orang lain. Jika selalu dijauhi orang lain, maka kesempatan meraih sukses menjadi hilang. Bagaimana tidak? ketika kita menawarkan sebuah baju, calon pembeli buru-buru mengabaikan penawaran kita dan memilih membeli baju dari pedagang lain, karena calon pembeli tersebut tidak mempercayai kita.

Kepercayaan adalah sesuatu yang benar-benar bernilai mahal harganya. Keberadaan lembaga kepolisian, kejaksaan, kehakiman dan lain sebagainya adalah bentuk kegagalan manusia dalam membentuk diri menjadi pribadi yang dipercaya. Belum banyak orang yang berpikir tentang bagaimana menjadi pribadi yang dipercaya. Padahal kita telah menyaksikan sulitnya menemukan orang yang bisa dipercaya namun kita sendiri jauh dari sikap bisa dipercaya.

Kepercayaan berkaitan erat dengan kejujuran dan tanggung jawab yang tertunaikan. Seseorang yang jujur lebih mudah mendapatkan peluang sukses daripada orang yang tidak jujur. Seorang yang bertanggung jawab, akan lebih mudah mendapatkan kesempatan daripada orang yang tidak bertanggung jawab.




Lembaga pendidikan yang ada di negara kita saling berpacu menghasilkan lulusan yang cerdas. Namun, tidak ada satu pun lembaga yang mengedepankan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam program pendidikannya. Sedemikian mahalnya orang yang bisa dipercaya. Maka, siapapun  yang berhasil meraihnya akan mendapatkan kehormatan. Derajat sangat sulit diraih karena membutuhkan integritas yang diakui.

Kepercayaan ibarat buku tabungan. Ketika kita menyetorkan uang ke bank, maka pihak bank akan mencatat saldo kita. Ketika saldo kita menumpuk, maka kita akan menjadi kaya. Namun jika setoran kita lebih sedikit daripada penarikan, maka saldo kita bisa jadi minus. Demikian juga kepercayaan. Kepercayaan tidak muncul dengan sendirinya. Kita harus memupuknya sedikit demi sedikit. Semakin besar tabungan kepercayaan yang kita setorkan kepada seseorang, maka semakin besar pula kesempatan kita untuk meraih kemakmuran.

Kepercayaan yang sudah kita raih, bisa kita gunakan untuk apa saja. Sama halnya dengan uang tabungan kita yang sudah banyak, bisa kita belanjakan untuk membeli keperluan apa saja. Jika orang lain sudah mempercayai kita, maka pilihannya yaitu apakah akan kita manfaatkan untuk kebaikan bersama atau untuk kebaikan diri sendiri saja. Jika pilihan pertama yang kita pilih, maka kita harus mempertahankan kepercayaan tersebut dengan selalu memperbaiki diri dan sikap, sehingga kepercayaan tersebut tidak runtuh. Namun, jika pilihan kedua yang kita pilih, kita akan bisa merebut peluang emas dari orang yang mempercayai kita dalam sekejap.

Arti sekejap bukan hanya proses mendapatkan peluangnya, tetapi juga apa yang kita peroleh tersebut hanya sekejap kita miliki. Jika berpikir jangka panjang, maka seharusnya kita memilih pilihan yang pertama, bahwa kepercayaan tersebut kita manfaatkan untuk kebaikan dan kemajuan bersama.
Apa yang harus kita lakukan adalah menjadi pribadi yang dipercayai dan bisa merawat kepercayaan tersebut. Mulailah segala aktifitas dengan meraih kepercayaan orang lain kepada diri kita. Seorang pemimpin tanpa kepercayaan anggota organisasinya, akan meruntuhkan dirinya sendiri dan juga organisasi yang dipimpinnya.


Share:

Keterbukaan Pikiran Menghadirkan Solusi ~ KIAT KEPEMIMPINAN



Seringkali kita diperhadapkan dengan berbagai persoalan atau masalah dalam hidup, namun tidak sedikit orang yang gagal menyelesaikan persoalan tersebut. Masalah berat ataupun ringan yang datang menderah pada setiap orang harus dilakukan sikap untuk penyelesaiannnya. Sebab, masalah adalah cara Tuhan atas kita agar naik pada level yang lebih tinggi. Kita tidak akan berkembang jika tidak pernah menyelesaikan permasalahan. Di lingkungan kerja, disekolah-sekolah sampai keperguruan tinggi, hal fokus pada pengajaran adalah bagaimana seseorang itu bisa menyelesaikan masalah.

Suatu masalah akan lebih mudah diselesaikan jika kita menyadari bahwa banyak faktor penyebab yang dapat dilihat dan dipahami, mengapa masalah atau peristiwa itu bisa terjadi. Penyebab suatu masalah dapat dilihat dan dipahami dari berbagai sudut pandang. Sudut pandang yang luas yaitu berkat dari keterbukaan pikiran. Dari situ, maka kita akan lebih mudah mempertimbangkan solusi apa yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.



Namun, solusi akan pincang atau menjadi berat sebelah, apabila kita membuat kesimpulan dengan cara melihat masalah tersebut hanya dari satu sudut pandang kita. Untuk keseimbangan, maka dibutuhkan alternatif solusi lain, kita juga harus melihat sudut pandang orang lain dalam melihat masalah tersebut.
Pemetaan masalah yang objektif dan valid, akan memudahkan kita dalam mencari solusi. Itulah mengapa keterbukaan pikiran sangat diperlukan disaat kita menghadapi persoalan atau masalah.

Misalnya ketika Anda bertengkar dengan pasangan Anda. Anda mungkin melihat sisi buruk dari pasangan Anda. Meskipun demikian, pasangan Anda mungkin melihat sisi buruk Anda. Anda dan pasangan Anda tidak berusaha mencari apa penyebab terjadinya masalah, tetapi malah mempertentangkannya untuk saling menyalahkan. Padahal, bisa jadi sebuah masalah bukan berasal dari faktor dalam diri seseorang. Bisa jadi, masalah disebabkan oleh faktor yang berasal dari diri seseorang.

Keterbukaan pikiran akan membuka semua tabir yang menutupi penyebab terjadinya masalah dan menghindarkan dari pertengkaran. Konflik yang sesungguhnya bukanlah penyebab masalah tersebut, tetapi cara kita menyelesaikan masalah yang tidak benar. Jika kita menyelesaikan masalah dengan benar, maka kita tidak akan berada dalam medan konflik. Demikian juga dengan seorang pemimpin. Dimana setiap pemimpin akan mengendalikan sebuah masalah agar tidak menjadi konflik dengan cara penyelesaian masalah dengan pikiran terbuka. Pemimpin yang hebat, selalu belajar dari masalah-masalah yang terjadi dan mengelola setiap pribadi yang terlihat dalam permasalahan tersebut, agar semuanya dapat keluar dari masalah.



Share:

Cara Memandang Keputusan Yang Terukur



Seorang pemimpin selalu membiasakan diri untuk mengambil keputusan. Tidak akan ada kesuksesan yang terjadi dengan sendirinya. Seorang pemimpin harus membuat keputusan agar dapat meraih kesuksesan tersebut.
Mengambil keputusan harus dilakukan dengan cepat, namun tetap mengedepankan ketepatan.  Namun ketepatan mengambil keputusan hanya dimiliki oleh orang yang berbakat sukses. Ketika ada peluang , maka yang dibutuhkan adalah keberanian dan kecepatan dalam mengambil keputusan.

Seorang pemimpin cenderung mudahmengambil keputusan yang sudah bisa ia ukur tingkat kerugian dan keuntungannya. Sebab ada resiko dalam membuat keputusan , tetapi selalu ada solusi dalam seiap resiko. Keyakinan seperti ini hanya dimiliki oleh orang- orang yang berjiwa pemimpin dan berpikiran terbuka.




Masalah adalah suatu yang harusdihadapi, bukan untuk dihindari. Masalah selalu memberikan arti bagi kehidupan kita. Dari perjalanan menuju ke kantor, misalnya kita akan menemukan pengalaman yang berbeda dari orang lain. Dari permasalahan membuat orang bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni orang yang mempunyai masalah besar dan orang yang membuat masalah menjadi besar. Orang yang mempunyai masalah besar, ketika hujan dan dia harus berangkat ke kantor saat itu juga, akan mencari solusi yakni dengan membungkus pakaian kerja dan berkas-berkas yang dibutuhkan di dalam plastik. Sementara itu, orang yang membuat masalah menjadi besar adalah orang yang memilih menunda berangkat ke kantor karena takut kehujanan, sehingga ia kehilangan peluang yang seharusnya ia dapatkan.

Ketika kita malas berpikir dan memilih berpangku tangan, maka masalah tidak pernah terselesaikan dan diri kita tidak memiliki pengalaman yang berarti. Melibatkan diri dalam hujan ketika berangkat ke kantor, misalnya memberi nilai atas perjuangan kita dalam mendapatkan rejeki. 

Cara pandang kita pada hujan dengan berpikir positif, akan membuat kita bisa merasakan suasana yang berbeda. Dengan suasana berbeda tersebut, kita bisa lebih antusias. Antusiasme adalah modal penting untuk mengambil keputusan dan menciptakan perubahan. Sementara itu, keputusan dan menciptakan perubahan. Sementara itu, keputusan adalah langkah penting untuk mencapai kesuksesan.
Membuat keputusan dengan didasari pikiran terbuka, akan membuahkan manfaat yang positif. Memang selalu ada resiko dari setiap keputusan yang kita buat, namun jika kita tidak membuat keputusan dalam kehidupan kita, maka kita harus menjadi orang yang kalah dan gagal.


Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com