Belajar Bersyukur dari Kisah Ini ~ Inspirasi Hidup




Seorang kakek yang kaya raya berusia 78 tahun tiba-tiba jatuh karena kelelahan dan secepatnya dilarikan ke Rumah Sakit Elit. Para Dokter dan suster yang bertugas saat itu bergerak cepat menangani Kakek tua dan segera memberikan dosis oksigen untuk mendukungnya selama 24 Jam.


Setelah berjam-jam, kondisi Kakek tua itu mulai berangsur-angsur pulih dan membaik. Melihat kondisi Kakek tua sudah mulai membaik, Dokter pun segera memberinya sejumlah tagihan atas tindakan perawatan sebesar 60 juta kepadanya. Ketika Dia melihat tagihan itu, Dia tiba-tiba menangis. Dokter dan suster yang merawatnya saat itu, memintanya untuk bisa tenang dan tidak menangis karena sejumlah tagihan itu. Lalu Kakek tua itu menjawab, " Saya tidak menangis karena jumlah tagihan ini, Karena Saya mampu membayar semua tagihan ini. Saya hanya menangis karena, hanya 24 Jam menggunakan oksigen, dan Saya harus membayar 60 juta. Sementara Saya telah menghirup udara segar yang Allah berikan selama 78 tahun, dan Saya tidak pernah membayar apa-apa... Lalu kau tahu betapa Saya berhutang pada-Nya...???". Dokter dan suster saat itu menundukan kepalanya dan mulai menangis juga...!!!!


Wahai...Sobat..!? Berapa tahun kita semua menghirup oksigen yang Allah berikan ini secara gratis tanpa membayar tagihan ...,Puji syukur dan terima kasih kepada Allah dengan cara yang layak atas besar kuasa-Nya. Luangkanlah waktu sebentar untuk menyadari kebutuhan oksigen yang kita semua hirup selama Ini, untuk dapat berterima kasih kepada-Nya.

Semoga bermanfaat
Share:

CURHATAN Suami menyentuh hati Buat Para Istri

 


Wahai Istriku,..!?
Aku nikahi dirimu karena Aku yakin & percaya,..
Bahwa Engkau bisa menjadi penghubung antara Aku dengan Tuhan Ku.
Dan Aku yakin,.. ketika engkau menerima diri ini,..!
Engkau pun percaya, bahwa diri ini bukan hanya sekedar menjadi suami, tapi juga bisa menjadi imam
yang menunjukan jalan yang baik dunia dan akhirat.

Dalam kehidupan dunia, selalu ada cerita yang terkadang cerita itu mengenyahkan hati dan terkadang cerita itu membuat diri ini bahagia serta gembira.
Adakalanya itu datang dari diriku dan adakalanya juga itu datang dari dirimu.
Tidak ada hal yang bisa menyelamatkan kita berdua, kecuali kita saling memahami, mengerti tugas dan peran kita masing-masing, sesuai dengan petunjuk Allah, bukan sesuai dengan petunjuk ego kita masing-masing.

Tak ada yang sempurna dari diri ini dan tak ada yang sempurna dari dirimu pula. Maka mintalah kepada Allah, atas segala apa yang pernah terjadi dalam kehidupan kita.
Minta... Minta Allah mengajarkan kepada kita bagaimana kita bisa mencintai kekurangan satu sama lain, bukan mencintai kelebihan satu sama lain. Karena tenyata toh, kita merasakan bahwa yang sering menjadi masalah adalah kekurangan bukan kelebihan.

Engkau doakan saja diriku dan aku pun akan doakan dirimu. Lalu kita berdua berdoa kepada-Nya semoga Allah SWT menyelamatkan kita, hati kita, niat kita dan kita berharap bahwa kita bukan hanya bersama-sama di dunia ini, tapi juga kita akan bersama-sama di akhirat. Allah jadikan engkau bidadariku, bukan hanya bidadari dunia, tapi juga Allah jadikan engkau bidadari syurgaku.

Semoga bermanfaat,..
Share:

Pantaskah Kita Untuk Sombong...?




Sifat sombong adalah salah satu sifat yang dimiliki manusia dan dibenci oleh Tuhannya. Dimana orang yang memiliki sifat sombong selalu merasa dirinya lebih baik, lebih beruntung, lebih hebat, lebih mulia dari orang lain. Padahal sikap demikian sebenarnya adalah tanda dari kehinaan atas dirinya sendiri. Orang-orang seperti ini ingin dipandang hormat padahal sesungguhnya mereka sangatlah rendah. Kesempatan memperbaiki menjadi tertutup karena mereka dibutakan oleh hawa nafsunya sendiri, sehingga tidak bisa melihat jalan yang lurus.
Sungguhlah merugi orang yang membiarkan hatinya diselimuti dengan kesombongan. Bagaimana mungkin kita berhak sombong, sedangkan kita hanyalah makhluk ciptaan yang lemah dan tiada berdaya dihadapan-Nya.

Kesombongan tidak akan melahirkan sifat yang baik dan tidak akan membawa akibat yang baik. Orang-orang yang sombong tidak pernah mewarisi sesuatu selain kehinaan dan kutukan dari Sang Maha Pencipta. Ada yang sombong karena kekuasaan. Ada yang sombong karena harta kekayaan. Ada yang sombong karena latar belakang, ada pula yang sombong karena kecerdasan. Semua kesombongan tersebut tiada lain sebagai bentuk pengingkaran kepada nikmat Sang Pencipta.

Apa pun yang kita miliki, baik itu jabatan, pangkat kedudukan, makanan yang kita nikmati, kemewahan yang tiada banding, tiada lain semua itu adalah berasal dari kemurahan Sang Pencipta langit dan bumi ini. Bahkan jantung kita berdetak setiap saat sehingga membuat kita tetap hidup sampai saat ini, padahal tidak mampu kita kendalikan detaknya, tiada lain adalah atas kekuasaan Sang Pencipta.

Tidak ada orang yang mendapatkan segala kesuksesan jika di hatinya terdapat kesombongan. Seorang pemimpin tidak akan sukses memimpin timnya kalaupun mendapatkan keberhasilan maka ia senang meninggikan dirinya sendiri di hadapan anak buahnya, seolah keberhasilan itu adalah berkat dirinya tanpa ada bantuan orang lain.

Sifat sombong yang tidak ditobati akan semakin mendarah daging dan membentuk karakter diri. Kalau sudah begini, maka sangat sulit memperbaikinya.
Semoga kita selamat dari sifat kesombongan ini, dan semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa menjaga kerbersihan hati dari penyakit sombong.

Semoga bermanfaat...
Share:

SETIAP ANAK ADALAH GAMBARAN DARI ORANG TUANYA...




Coba perhatikan anak-anak kita sendiri atau anak-anak disekeliling kita,. Hampir setiap anak-anak yang lahir itu pasti mirip dengan orang tuanya atau perpaduan dari kedua orang tuanya,. Ya, kalau mirip dengan tetangga ini bisa dipastikan akan pecah perang dunia ketiga...Hahaha.....
Kalau kita jeli memperhatikan sebagian besar dari anak biasanya juga menyalin kebiasaan-kebiasaan dan sifat-sifat dari kedua orang tuanya atau perpaduan dari sifat kedua orang tuanya. Dan biasanya kalau anak terlahir dari orang tua yang santun dan lembut akan terbawa ke anaknya sifat itu. Demikian sebaliknya, kalau anak dilahirkan dari orang tua yang kasar, pemarah dan brutal maka sifat orang tuanya itu akan temurun ke anaknya juga, atau boleh dibilang sebagian besar sifat-sifat dari anak-anak itu perpaduan dari sifat kedua orang tuanya...

Dari cerita penulis diatas bisa disimpulkan kalau setiap anak yang lahir tidak hanya menyalin tampang dan kekebalan tubuh dari orang tuanya saja, tapi hampir semuanya dan termasuk sifat-sifat dan kebiasaannya juga, walaupun tidak keseluruhan. Sebab banyak juga faktor lain yang mempengaruhinya...
Dan menurut penelitian semua ini disalin melalui DNA yang kita turunkan pada anak itu atau keturunan kita yang berikutnya...

Sekarang pertanyaannya apakah kebiasan anak yang lahir itu dapat diubah seperti yang kita inginkan.....?,Sebab penulis yakin semua orang tua tidak hanya berharap anaknya yang lahir itu sehat atau sempurna secara fisiknya saja, tapi juga berharap dapat menjadi seseorang yang berkepribadian baik juga, bukan....?
Kalau menurut penulis mungkin saja bisa. Sebab salah satu yang disalin oleh DNA kita pada keturunan kita selanjutnya itu adalah karakter-karakter asli bawaan diri kita, walaupun tidak keseluruhan sebab ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya...
Dan untuk mengubah karakter itu mungkin saja bisa, selama kita mau merubah kebiasan-kebiasaan buruk yang ada dalam diri di setiap harinya dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik...

Kalau kebiasaan baik ini terus kita implementasikan dalam keseharian hidup kita, maka kebiasaan itulah yang akan menjadi karakter-karakter asli kita yang baru, sehingga karakter yang baru ini akan disalin oleh DNA kita pada keturunan kita selanjutnya dan bukan kebiasan baik yang dilakukan pas pada waktu hamil saja atau bisa dibilang itu hanya kebaikan-kebaikan yang berpura-pura saja, sebab DNA tak bisa ditipu dengan kepura-puraan...

Memang ada tradisi dilingkungan, saat perempuan lagi hamil banyak sekali pantang-pantangannya untuk kedua pasangan termasuk harus selalu berbuat baik, tidak boleh membunuh binatang sembarangan dan banyak lagi yang lainnya. Pada intinya hanya boleh melakukan hal-hal yang baik saja...
Namun kebanyakan kedua calon orang tua akan berubah drastis kebiasaannya menjadi baik hanya berpura-pura saja, karena disaat itu perempuannya lagi hamil.
Mungkin dari semua ini mereka berharap agar anak yang mereka lahirkan dapat menjadi manusia yang lebih baik dari pada mereka....Tapi ini adalah pemahaman yang keliru. Sebab DNA hanya akan menyalin kebiasaan dan karakter asli kita saja dan bukan sifat berpura-pura baik yang dilakukannya sewaktu hamil saja...

Jadi kalau ingin mengubah keturunan kita untuk menjadi manusia yang lebih baik seperti yang diinginkan oleh semua orang, maka belajarlah untuk mengubah kebiasaan yang buruk dari sekarang, dengan membiasakan berbuat baik setiap harinya dalam membentuk sebuah KARAKTER asli kita yang baru,. Sebab karakter yang asli inilah yang akan mempengaruhi keturunan kita selanjutnya dan bukan kebiasaan yang berpura-pura baik disaat hamil saja, walaupun tidak keseluruhan. Karena ada juga faktor lain yang mempengaruhinya...

Disaat kita berusaha mengubah karakter kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, mungkin ini bukan hanya bisa membuat keturunan kita selanjutnya menjadi lebih baik, tapi yang jelas ini bisa membuat kita menjadi manusia yang lebih baik...!

Semoga bermanfaat...!

Share:

SIKAP ANTISIPASI MENGHADAPI ORANG SOMBONG


 

Menghadapi orang yang sombong atau suka meninggikan diri memang tidaklah gampang. Terkadang bikin Anda sakit hati dan ingin mematahkan leher orang itu. Untung saja Anda termasuk orang yang kuat menahan emosi dan selalu sabar. Hitung-hitung menambah nilai pahala bagi Anda dalam kesabaran. Hhhhmmm
Lagi pula buat apa melayani orang yang demikian. Rasanya hanya buang-buang energi saja, bukan..? Hhhmm

Nah, Sobat.! Jika Anda berhadapan dengan orang yang demikian, baiknya di "Cuek saja". Cara ini bukan maksud menyakiti hati orang itu bila sedang berbicara. Tapi hal ini mengisyaratkan agar dia sadar bahwa omongannya hanyalah kesombongan semata.

Menghadapi orang seperti itu jangan sampai Anda terbawa emosi atau merasa tersinggung, bahkan larut dalam omongannya. Karena bila sedikit saja Anda larut dengan omongannya, maka sikapnya akan semakin menjadi-jadi. Namun bila kesabaran Anda tak lagi terbendung, maka tinggalkan saja orang itu, untuk jaga-jaga jangan sampai menimbulkan hal-hal yang tidak di inginkan. Apalagi orang itu teman atau saudara terdekat Anda.
Bersikaplah tenang dengan mengolah hati agar tidak mudah tersinggung. Tunjukkan diri bahwa Anda tak mudah terpengaruh oleh omongannya meskipun mungkin Anda memang tersinggung. Dengan demikian orang itu akan capek dengan sendirinya untuk terus berbicara.

Sebetulnya orang yang sombong hanya butuh pengakuan tinggi dari orang lain, karena hal ini akan membuat dirinya merasa terbang dilangit ke tujuh. Kalau diperhatikan orang sombong itu, setiap perkataannya ingin di dengarkan oleh orang lain, bahkan tidak mau kalah dan tak ingin mengalah. Jadi, hindari persaingan bila Anda menghadapi orang seperti itu dalam berbicara. Jika Anda terus bersaing melayaninya, itu sama halnya Anda menyiram bensin ke dalam api.

Semoga bermanfaat

Share:

Ingin Mahir Dalam Berkomunikasi..? Ini Dia Tips-nya.




Kemampuan berkomunikasi sangatlah penting bagi kita dalam menjalin suatu hubungan. Sebagai makhluk sosial, kita membutuhkan orang lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Baik itu di tempat kerja, kampus, sekolah ataupun dilingkungan masyarakat sekitar. Dalam melakukan interaksi kita harus saling memahami satu sama lain atas apa yang disampaikan itu. Meskipun tidak semua orang memiliki kemampuan berkomunikasi yang mumpuni. Namun, setidaknya kita bisa belajar akan hal penting dalam meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi, yakni :

1. Perhatikan Artikulasi : Satu poin penting yang tak bisa dilewatkan dalam berkomunikasi adalah berbicara jelas, Artikulasi dari setiap kata yang Anda ucapkan harus jelas terdengar oleh lawan bicara. Jangan sampai mereka hanya mendengar samar-samar saja yang Anda ucapkan sehingga tidak dimengerti maksudnya.

2. Lakukan Kontak Mata : Selalu menjaga kontak mata saat berbicara dengan orang lain. Tentu saja, kontak mata ini dilakukan secara wajar. Percaya atau tidak, dengan melakukan kontak mata yang positif orang lain akan terpanah dan mempercayai kata-kata Anda.

3. Lakukan Penyelarasan : Berkomunikasi yang cerdas adalah selalu bisa menempatkan diri sesuai dengan lingkungan atau orang-orang yang menjadi lawan bicara. Anda tidak bisa menyamakan setiap gaya berbicara kepada setiap orang yang Anda temui. Dengan melakukan penyelarasan, maka Anda akan terbantu untuk menyampaikan apa yang Anda inginkan.

4. Berbicara dengan Tenang : Anda tidak akan berbicara atau berkomunikasi dengan baik ketika berada dalam kondisi gugup. Anda harus fokus dan pikirkan hal-hal yang positif saat akan melakukan pembicaraan. Tarik napas dalam-dalam beberapa kali juga bisa dilakukan untuk membuat Anda lebih tenang.

5. Beri kesempatan orang lain bicara : Anda harus belajar untuk tidak mendominasi setiap kali berbicara. Karena sebuah komunikasi umumnya dilakukan dua arah. Jadi, Anda harus selalu memberi kesempatan orang lain untuk berbicara. Biarkan mereka menyampaikan pendapatnya dengan leluasa. Jangan memotong setiap perkataan atau penyampaian orang lain, biarkan Anda mendengar sampai selesai agar penyampaian itu benar-benar Anda pahami dan dinilai menghargai pendapat orang lain.

6. Atur Intonasi Suara : Lakukan variasi intonasi suara dalam sebuah pembicaraan. Sesuaikan juga dengan kalimat yang tengah Anda ucapkan. Sehingga orang lain pun akan lebih mudah untuk memahami isi pembicaraan Anda.

7. Kontrol Emosi : Saat Anda berbicara tentang sesuatu yang membangkitkan rasa emosional didalam diri, jangan ikut larut didalamnya. Tetap atur emosi Anda berada dalam kondisi stabil. Jangan sampai emosi yang mengendalikan pembicaraan Anda.

Itulah beberapa Tips dalam Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi.
Semoga ini bermanfaat untuk Anda sekalian,...
Share:

Sifat SOMBONG Dapat Menjerumuskan




Orang yang memiliki sifat sombong,merasa dirinya lebih baik, lebih utama, lebih kuat, lebih hebat, lebih mulia dari yang lain. Padahal sikap yang demikian sebenarnya adalah tanda dari kehinaan bagi dirinya sendiri. Orang seperti ini ingin dipandang tinggi padahal sesungguhnya ia sangatlah rendah. Kesempatan memperbaiki menjadi tertutup karena ia dibutakan oleh hawa nafsunya sendiri, sehingga tidak bisa melihat jalan yang lurus.
Sungguhlah merugi orang yang membiarkan hatinya diselimuti dengan kesombongan. Bagaimana mungkin kita berhak sombong, sedangkan kita adalah makhluk yang lemah, tiada berdaya.

Kesombongan tidak akan melahirkan sifat yang baik dan tidak akan membawa akibat yang baik. Orang-orang yang sombong tidak pernah mewarisi sesuatu selain kehinaan dan kutukan dari Sang Maha Pencipta. Ada yang sombong karena kekuasaan. Ada yang sombong karena harta kekayaan. Ada yang sombong karena latar belakang, ada pula yang sombong karena kecerdasan. Semua kesombongan tersebut tiada lain sebagai bentuk pengingkaran kepada nikmat Sang Pencipta.

Apa pun yang kita miliki, baik itu jabatan, pangkat kedudukan, makanan yang kita nikmati, kemewahan yang tiada banding, tiada lain semua itu adalah berasal dari kemurahan Sang Pencipta langit dan bumi ini. Bahkan jantung kita berdetak setiap saat sehingga membuat kita tetap hidup sampai saat ini, padahal tidak mampu kita kendalikan detaknya, tiada lain juga adalah atas kekuasaan Sang Pencipta.

Tidak ada orang yang mendapatkan segala kesuksesan jika di hatinya terdapat kesombongan. Seorang pemimpin tidak akan sukses memimpin timnya kalaupun mendapatkan keberhasilan maka ia senang meninggikan dirinya sendiri di hadapan anak buahnya, seolah keberhasilan itu adalah berkat dirinya tanpa ada bantuan orang lain.

Sifat sombong yang tidak ditobati akan semakin mendarah daging dan membentuk karakter diri. Kalau sudah begini, maka sangat sulit memperbaikinya.
Semoga kita selamat dari sifat kesombongan ini, dan semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa menjaga kerbersihan hati dari penyakit SOMBONG.

Semoga bermanfaat,..
Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com