Hanya Dirimu Yang Dapat Menolong Mu Meraih Sukses ~ CERMIN DIRI




Dikisahkan ada seorang pria, memulai karier pekerjaannya dibagian paling bawah, hingga mampu menjadi seorang manager di perusahan tersebut. Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan posisi seperti sekarang namun ia melakukannya perlahan-lahan dan dengan kesabaran. Diperjalanannya selalu saja ada orang yang tidak suka. Bahkan dikantornya tersebar berita bahwa ia memiliki rahasia bos, seorang penjilat dan lain sebagainya. Termasuk di lingkungan tempat tinggalnya, pria ini kerap di gunjingkan oleh tetangga.

Suatu ketika ia sedang mengalami masalah bertubi-tubi. Rumah tangganya sedang tidak harmonis, bersamaan dengan itu, dia pun kena perampingan karyawan diperusahannya karenapandemi covid-19, sehingga ia harus berhenti bekerja.
Pada waktu yang senggang ia berpikir dan mengevaluasi diri. Ia mencari tahu dan bertanya kepada dirinya "apa yang salah dengan hidupku? Mengapa Aku gagal terus? Bagaimana caranya untuk mengubah kegagalan dengan kesuksesan?" Tanyanya pada dirinya sendiri.

Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya dengan menemui teman-temannya yang sukses, namun ia tidak mendapatkan jawaban yang di inginkannya, lalu ia pergi ke toko buku dan membeli buku-buku yang di anggapnya mampu memberi jawaban. Setelah beberapa buku habis dibaca, dia masih belum merasa puas dan tidak pula menemukan jawabannya. Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, kenapa aku tidak menanyakan langsung kepada penulis buku-buku itu? Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung dari si penulis. Maka ia mencari penulis buku itu mulai dari websitenya dan tempat penerbitannya, hingga akhirnya ketemulah alamatnya dan ia segera membuat janji untuk bertemu dengan penulis buku tersebut.

Setelah menceritakan semua perjalanan kariernya dan kegagalan yang di alaminya, dia berkata, "Tuan penulis, tolong ajarkan kepada saya, rumus dan cara yang bisa membuat saya sukses". Si penulis pun menjawab, "Kalau Anda membaca buku saya dengan teliti dan menjalankan dengan nyata, tentu akan ditemukan cara-cara menuju sukses". "Saya sudah membaca habis, bahkan hafal isi buku Anda, tetapi tetap saja belum menemukan rumus sukses yang tepat untuk saya. Oleh karena itu, saya memutuskan bertanya langsung agar bisa mengerti dan menerapkannya langsung.

Si penulis berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah, saya akan pertemukan anda dengan seseorang, biar dia saja yang memberitahu anda bagaimana cara sukses dalam hidup ini". Dengan gembira si pria bertanya, "Dimana orang itu bisa saya temui". Si penulis mengajak pria itu ke sebuah kamar, "Dia ada di dalam" kata si penulis. Pria itupun mengetuk pintu dan segera masuk ke dalam kamar. Namun ia heran karena tidak ada seorang pun di dalam kamar tersebut, yang ada hanya sebuah cermin besar. Pria ini berkata, "Dimana orang yang tuan maksudkan, saya hanya melihat ini ruangan kosong yang tidak ada seorang pun selain saya di kamar ini dan cermin. Si penulis berkata, "Lihatlah ke cermin itu. Orang yang ada di cermin adalah sang penolong yang Anda cari untuk menunjukkan bagaimana caranya meraih sukses. Sesungguhnya hanya Anda yang bisa menolong diri anda sendiri. Tanpa Anda memulai dari diri anda sendiri untuk berusaha dan berjuang, maka anda tidak akan pernah meraih sukses", tentunya dengan seizin Tuhan dan yakinlah bahwa Dia akan memberikan apa yang anda inginkan di saat anda sudah mampu mendapatkannya.

Seketika itu juga si pria itu tersadar, bahwa bukan rumus sukses yang ia butuhkan tapi aksi yang nyata dalam mewujudkan impiannya. "Terima kasih pak penulis. Saya akan berusaha lebih tekun dan mengandalkan diri sendiri untuk mempraktikkan teori yang telah saya dapat dan pelajari".

Nah,..Sobat sekalian. Apa yang kita miliki adalah yang orang lain inginkan. Diri kita seakan sebuah cermin bagi kehidupan orang lain dan begitupun sebaliknya, jika kadang rasa iri mereka terlalu besar menguasai hati dan sulit untuk dikendalikan. Dirimu sendirilah yang dapat menolong kamu agar dapat sukses dan bukannya orang lain. Hidup adalah rangkaian aktifitas yang kita lakukan setiap hari. Jikalau perasaan malas, tidak disiplin, bimbang, ragu-ragu dan lain sebagainya menguasai diri kita, tentu nasib buruklah yang akan kita dapat.

Sukses bukanlah teori semata, sebagai manusia yang telah dikaruniai segenap kelebihan-kelebihan oleh Sang Pencipta, kita harus berani mengembangkan diri dan mengandalkan diri sendiri untuk berpikir, bergerak dan berjuang. Kalau mental kemandirian telah kita miliki dan tidak cengeng dalam menghadapi kesulitan hidup, berani belajar dalam setiap tindakan yang kita ambil, maka nasib kita pasti akan berubah dan meraih sukses yang membanggakan. Namun perlu di ingat, harus selalu menyisipkan nilai-nilai ketuhanan atas apa yang selalu kita kerjakan, karena tanpa seizin Tuhanlah tidak ada yang mampu melakukan apapun. Jadi, semangatlah berjalan pada nilai-nilai kebaikan.

Semoga bermanfaat....
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com
The Hottest Post×