Manfaat dari Kebiasaan-kebiasaan Baik || Jalan Menuju Sukses


Kita telah mengetahui bagaimana kebiasaan terbentuk serta mengubah kebiasaan buruk yang menghambat langkah mencapai kesuksesan. Dengan begitu, sebaiknya kita mampu merefleksikan dan mengidentifikasikan kebiasaan buruk yang kita miliki. Sesudah itu kita akan bisa mengambil langkah menetapkan strategi untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut dengan kebiasaan baik.

Manfaat dari Kebiasaan-kebiasaan Baik

Mengapa kita perlu membiasakan diri melakukan kebiasaan baik? Jawabannya adalah karena kebiasaan baik dapat mempercepat proses pencapaian kesuksesan yang kita dambakan. Sudah banyak bukti yang menunjukkan manfaat dari kebiasaan-kebiasaan baik. Misalnya saja kebiasaan membaca dan belajar. Jika seseorang mempunyai kebiasaan seperti ini dilakukan secara rutin, maka ia akan mendapatkan hasil dari kebiasaan membaca yakni keluasan wawasan dan ilmu pengetahuan, kebijakan dalam mengambil suatu tindakan dan menghindari kesalahan untuk kesekian kalinya karena ia sudah belajar dan memahami akan kesalahan sebelumnya.




Dampak kebiasaan baik akan kembali pada diri sendiri sebagai subjek yang melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut. Sebagai contoh lainnya adalah tentang kebiasaan berolahraga. Apabila ini rajin dilakukan oleh seseorang untuk berolahraga dengan teratur dan rutin, maka ia akan menerima hasil dari kebiasaan berolahraga yakni membuat tubuh jadi segar, bugar, sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit karena tubuh sehat dan kuat. Kita pun dapat melakukan beragam aktifitas dengan leluasa. Bukankah untuk mencapai kesuksesan butuh fisik yang mendukung?

Kita juga dapat melihat dampak dari kebiasaan menabung secara rutin. Mengingat pentingnya mempunyai tabungan, kebiasaan menabung bahkan penting ditekankan sejak dini. Dengan punya tabungan kita tidak akan gagap ketika sewaktu-waktu ada keperluan mendadak atau mendesak seperti biaya kesehatan dan lain-lain sebagainya.

Sebagai makhluk sosial, kita dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Tanpa adanya orang lain, kita juga tak dapat tumbuh mengembangkan potensi terbaik kita. Oleh karena itu milikilah kebiasaan bauk untuk terus membina hubungan dengan sesama. Semakin rutin dan teratur kebiasaan baik yang dilakukan akan semakin baik pencapaian kita di masyarakat. Ketika kita memiliki kebiasaan baik, kita akan mempunyai hubungan sosial yang baik dan kuat dengan berbagai kalangan. Seperti jika kita terbiasa bersikap jujur, maka orang lain akan memberikan label yang baik tentang kejujuran yang kita miliki. Dengan sikap jujur yang dimiliki akan mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Kepercayaan itu adalah sebuah nilai yang paling mahal. Segala hal dalam hubungan sosial akan lancar dengan kebiasaan baik yang kita miliki.



Kebiasaan Baik Penunjang Sukses

Kebiasaan baik sangat berpengaruh dalam menentukan kesuksesan. Apakah kebiasaan-kebiasaan itu yang dimaksud? Kebiasaan tersebut adalah berupa sikap konsistensi, kerja keras, rajin, fokus dan tidak mudah putus asa. Kebiasaan pokok inilah yang memiliki kecenderungan seseorang mencapai kesuksesan ketika hal tersebut benar-benar melestari dalam dirinya.

Selain sikap-sikap tersebut, kita tak boleh melupakan peran berlatih sebagai penunjang utama kesuksesan seseorang. Dimanapun seseorang akan mencapai kesuksesan tertinggi hanya jika ia rajin berlatih. Tak peduli siapapun dan apapun bidang atau profesi yang ditekuninya. Seperti halnya Christiano Ronaldo seorang pesepakbola terkenal dunia. Sebelum menjelma menjadi bintang lapangan di pentas dunia, ia berlatih sangat sangat keras di klub profesional pertamanya Sporting Lisbon. Tak berhenti sampai disitu, ia juga terus menempa dirinya dengan berlatih terus dan terus di klub-klub berikutnya yang ia bergabung. Oleh karena itu latihan menjadi hal pentingnya dalam mencapai kesuksesan.

Banyak orang yang dulunya biasa-biasa saja, namun karena rajin menempa dirinya dengan latihan yang rajin menjadikannya ahli dibidangnya. Ia menjadi biasa karena terbiasa mengasah kemampuannya dibidang yang ditekuninya.



Share:

JANGAN EGOIS : Kamu Tidak Sendiri


Sahabat pengunjung, seringkali tanpa sadar kita menjadi orang yang sangat egois. Kita merasa bahwa apa yang kita dapatkan hari ini, pencapaian prestasi yang kita peroleh, kedudukan tinggi, kekayaan, dan pendidikan yang berkualitas, semata-mata adalah buah dari hasil kerja keras kita sendiri. Padahal kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Ada banyak orang yang menyayangi kita dan terus bersama kita, baik terlihat maupun tidak, baik dalam fisik maupun dalam doa.

Tidakkah kita ingat ada dua malaikat luar biasa dalam hidup kita yang telah berjuang sepenuh jiwa mengikhlaskan diri mereka untuk merawat, mendidik, mencukupi kebutuhan dan memberi apapun yang kita minta tanpa mau peduli bagaimana kondisi mereka dengan penuh keikhlasan membesarkan kita hingga dewasa sampai sekarang ini? Sampai puncak kesuksesan hidup yang kita dapatkan saat ini pun mereka berdua masih terus mendoakan kita dalam setiap shalat malamnya, dalam setiap tangis di sepertiga malamnya, dalam setiap senyuman yang mereka persembahkan untuk kita, dalam setiap tetes keringat kerja keras mereka dan dalam setiap kesedihan yang mereka sembunyikan hanya untuk melihat kita bahagia.



Mereka tak pernah mengharapkan imbalan apapun dari kita. Mereka itu adalah orang tua kita dan merekalah dua malaikat yang Tuhan titipkan untuk mendampingi hidup kita. Begitu besar jasa mereka yang bahkan sampai kapanpun kita takkan pernah mampu membalas jasa budi baik mereka.

Sahabat semua, pernahkah kita mengingat siapa orang-orang yang berjasa, menjadikan kita mampu membaca dan menulis, membuat cerita, bahkan hingga akhirnya mampu mengenyam pendidikan sampai satjana? Iya, mereka adalah sosok guru-guru kita terutama saat pertama kali mengenal pendidikan baik di TK maupun SD. Mereka inilah yang dengan keikhlasan hati mengajarkan kita bagaimana menulis, berhitung, membaca serta menjelaskan dengan sabar seperti apa huruf A hingga Z dan merangkai angka 1 hingga 10. Mereka inilah yang menerangkan tentang jenis-jenis hewan, tumbuhan bahkan akhirnya kita mampu merangkai semuanya dalam sebuah tulisan atau cerita seperti yang penulis lakukan saat ini. Begitu juga terhadap guru-guru lainnya dalam level pendidikan apapun telah sangat berjasa menjadi perantara kesuksesan kita.

Jika sampai detik ini kita masih menjadi orang-orang yang angkuh, egois dan merasa paling berkuasa atas kesuksesan yang kita raih hari ini, merasa sukses hanya dengan usaha dan perjuangan kita sendiri, mari kita beristigfar memohon ampun atas kekhilafan ini. Kita takkan pernah menjadi apa-apa tanpa ada dorongan dan doa orang-orang luar biasa yang terus bersama kita. Haturkanlah maaf kepada orang-orang yang justru paling berjasa terhadap hidup kita namun sering kita sepelekan, kita bantah perkataannya dan bahkan kita lupakan. Orang tua kita, keluarga besar kita, guru-guru kita, sahabat-sahabat kita, merekalah orang yang sangat layak dan sangat pantas mendapatkan apreseasi atas kesuksesan-kesuksesan yang kita dapatkan hingga hari ini.




Penulis mengajak sahabat pembaca semuanya,. Mari menjadi pribadi sukses yang tetap berwibawa dan rendah hati, layaknya ilmu alam yang seringkali kita baca atau bahkan kita dengar ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk. Kesuksesan, kekayaan, tingkat pendidikan dan kedudukan, jangan sampai semua itu menjadikan kita seperti kacang yang lupa kulitnya. Justru, semua itu hendaknya menjadikan kita insan pribadi yang semakin mawas diri, semakin tawadhuk, semakin rendah hati dan semakin mampu bersikap bijaksana serta berterima kasih terhadap orang-orang yang menjadi perantara menuju kesuksesan.

Tidak ada satu orang pun di buka bumi ini yang mampu sukses hanya dengan usahanya sendiri. Semua kesuksesan yang kita dapatkan adalah akumulasi dari doa-doa begitu banyak orang yang menyayangi kita dan terus mengharapkan kebaikan untuk diri kita yang dikabulkan oleh Tuhan. Untuk itu, jangan melupakan budi dari orang-orang yang mencintai kita



Share:

Arti Memahami Dan Menerima~Ungkapan Bijak

# Saling memahami


Kita ingin selalu bisa dipahami oleh orang lain, namun terkadang kita
lupa bahwa ternyata orang lain pun juga menginginkan hal yang sama.
Mereka juga ingin bisa dipahami oleh kita.

Saling memahami adalah kunci keharmonisan baik dalam persahabatan,
keluarga, pasangan, bahkan dalam organisasi. Prinsip "Saling" memiliki
konsep dua arah, yaitu kita menginginkan dipahami oleh orang lain, dan
sekaligus belajar untuk bisa memahami orang lain. Dengan begitu, orang
lain juga akan bisa memahami kita.



Share:

Renungan Hidup~SEMUA HANYALAH TITIPAN

# Cuma Titipan Saja


Allah mengajarkan dan mengingatkan kita bahwa segala sesuatu
yang kita miliki di muka bumi ini hanyalah titipan dari Allah.
Allah-lah yang berkuasa atas segala sesuatu yang kita miliki,
karena itu semua adalah sebuah titipan dan Allah-lah yang
berkuasa atasnya maka Allah sewaktu-waktu bisa saja menambah
titipan itu atau bahkan mengambilnya dengan cara-Nya.

Ketika titipan yang Allah berikan itu mampu semakin mendekatkan
diri kita kepada-Nya, maka Allah akan menambahkan karunia-Nya.
Namun jika yang terjadi sebaliknya maka Allah pun dapat dengan
mudah mengambilnya kembali. Itu semua agar kita senantiasa bersyukur
dan berpikir untuk bermuhasabah diri.



Share:

RENUNGAN ~ Keridhaan Allah ada pada keridhaan orangtua

Ingatlah Selalu Malaikat Menjagamu



Sudahkah kita memohon doa dan restu dari orang tua atas cita dan cinta
yang tengah kita perjuangkan dan kita ikhtiarkan saat ini?
Pernahkah kita berfikir mengapa cita kita tak kunjung tercapai dan tak
juga kunjung datang?

Bisa jadi semua itu karena kita belum memohon doa dan restu pada
orang tua kita, kedua orang tua yang telah membesarkan dan merawat kita
dengan penuh kasih sayang.

Kedua orang tua yang senantiasa mengirimkan doa dan harapan untuk
buah hatinya. Kedua orang tua yang oleh Allah diberikan sebuah keistimewaan
yang jika beliau berdoa tidak ada batas antara doanya dengan Allah.

Marilah kita belajar menjadi jiwa-jiwa yang senantiasa menghadirkan doa
dan restu orang tua dalam setiap perjuangan cita dan cinta dalam hidup.



Share:

FILOSOFI ~ Bersihkan Halaman Hatimu


Halaman rumah yang tadinya bersih, adakalanya akan kotor.
Dimana daun-daun kering dan ranting berserahkan ikut
mengotori halaman.
Sebaliknya halaman rumah kotor juga tak akan selamanya kotor,
selama kita mau membersihkannya.

Begitulah gambaran hati kita. Hati yang tadinya bersih,
adakalanya terkotori dengan dosa, maksiat, nafsu dunia,
egois, sombong, dengkih dan segudang sampah keduniaan lainnya.

Namun jika kita masih berkenan membersihkan sampah-sampah itu
dari dalam hati kita serta rutin menyapunya hingga tak tersisa,
insya Allah masih ada harapan hati kita kembali bersih
dan suci kembali.



Share:

BERANI MEMULAI DENGAN LANGKAH PERTAMA - KIAT MERAIH SUKSES


Sebaik apapun rencana, sesempurna apapun tujuan serta setinggi apapun impian tak akan ada gunanya jika tidak dibarengi dengan tindakan. Dalam buku yang ditulis oleh Farah Gray dan Frans Haris bahwa, " Gagasan yang baik tidak akan ada artinya tanpa kemauan melakukannya. Anda tidak perlu menggagas semua ide yang baik. Anda cukup belajar bagaimana merealisasikannya. Ketika ada banyak mimpi di kepala, namun tak satu pun tindakan yang kita lakukan menjadi mimpi belaka. Para pemimpi ini tidak berkomitmen dengan impiannya dan melakukan hal-hal yang mendukung tercapainya impian yang dimilikinya. Pemandangan seperti ini sudah muncul sejak ratusan abad yang lalu. Tak heran jika hal ini memunculkan sebuah pepatah kuno Italia, "Diantara kata-kata dan tindakan, ada banyak sepatu yang menjadi usang". Banyak orang memiliki impian dan banyak orang pula yang hanya menjadikan impian itu sebagai bunga tidur yang sesungguhnya.




Perjalanan panjang harus dimulai dari langkah pertama. Tanpa adanya kebulatan tekad untuk memulai apa yang kita rencanakan, semuanya akan terbuang percuma. Tak ada yang bisa menentukan kesuksesan kecuali tindakan yang kita lakukan. Sebagaimana diungkapkan Salim Kartono dalam During to Begin : Berani memulai Berani Sukses, "Analisis yang berkepanjangan tidak akan membawa pada kesuksesan kalau Anda tidak berani memulai. Tapi, setelah melangkah Anda tentu harus tahu cara menyelesaikan perjalanan dan meraih sukses.

Langkah pertama menjadi begitu penting, terlebih bagi kita yang bermain dalam percaturan bisnis. Langkah pertama bahkan menjadi lebih penting daripada bagaimana kita menjalankan bisnis yang kita geluti. Tanpa keberanian memulai dan bertindak, apa yang kita rencanakan akan terbuang percuma. Gagasan-gagasan yang kita cetuskan bisa jadi malah dicuri orang lain dan kita hanya akan melihat nyinyir kesuksesan orang lain. Bukankah ide itu mahal harganya? Sebelum dicuri orang, mari segeralah bertindak,.! Sebagaimana nasihat Abraham Lincoln, "Banyak hal mungkin menghampiri orang-orang yang menunggu, tetapi hanya hal-hal yang ditinggalkan oleh mereka yang gesit".

Di awal tahun yang baru ini beranilah untuk melangkah, buang semua rasa takut untuk gagal, pikirkan dan bayangkan bahwa impian yang belum tercapai di tahun kemarin akan dapat diraih di tahun ini dengan penuh semangat optimisme juang yang kuat dalam diri. Karena hanya dengan berani melangkah akan membuka peluang dalam menggapai apa yang diharapkan. Namun perlu di ingat jangan pernah putus asa dengan setiap kegagalan, justru menjadikan kegagalan batu sandung yang menghentak untuk cepat bangkit dan berlari menggapai impian itu.



Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com