CERITA MOTIVASI & INSPIRASI RENUNGAN HIDUP ~ Bersyukur Dengan Apa Yang Kita Jalani




Sebuah rumah mewah di kawasan elite, yang rindang pepohonan di halamannya. Seperti biasa dihari libur, keluarga itu berkumpul di beranda belakang rumah. Nampak seorang anak lagi berbincang-bincang dengan Ayah dan Ibunya. Seorang anak bertanya pada Ayahnya, "Ayah... Nenek dulu pernah bercerita kepadaku bahwa kakek dan nenek waktu masih muda sangat miskin, sehingga tidak dapat lanjut menyekolahkan Ayah. Sampai-sampai Ayah juga harus membantu menjual kue ke pasar-pasar. Apa betul seperti itu, Ayah..?

"Memang seperti itulah keadaannya,. Mengapa kau tanyakan itu, Nak...? "Tidak apa-apa Ayah, cuma ingin tahu saja. Tapi Aku membayangkan saja betapa ngeri, yah...? Apakah Ayah pernah menyesali atau mengeluh masa lalu yang serba kekurangan, pendidikan sekolah rendah dan susah begitu?" Lanjut tanya sang Anak.
Ayah menatap anaknya seakan tahu anaknya sedang ingin mempelajari hal baru. Ayahnya menjawab, "Tidak Anakku,.! Ayah tidak pernah menyesali dan tidak akan pernah menukar dengan apapun masa lalu itu. Bahkan sampai saat ini Ayah mengsyukurinya. Karena kalau tidak ada penderitaan seperti itu, mungkin Ayah tidak akan punya semangat untuk belajar dan bekerja hingga bisa berhasil seperti saat ini dan membuat kamu dan ibumu tinggal di rumah yang elite seperti sekarang dengan segala fasilitas serba ada untuk kebutuhan yang kamu inginkan".

Mendapat jawaban demikian, lalu si Anak bertanya lagi, "Kalu begitu, aku tidak mungkin sukses seperti Ayah?" Heran dengan pemikiran anaknya, sang Ayah kembali bertanya, "Kenapa kamu berpikir tidak bisa sukses seperti Ayah?". "Kata Ayah tadi, penderitaan masa lalu yang serba susah yang membuat Ayah berhasil, sedangkan Aku dilahirkan dalam keluarga yang mampu, bahkan saat ini sangat berlebihan segala fasilitas yang aku dapatkan di rumah, sedangkan Ayahku orang sukses. Ayah tidak sekolah tinggi, sementara Ayah menyuruhku kalau bisa sampai S3 dan menguasai minimal tiga bahasa. Kalau aku ingin sukses seperti ayah, tentu tidak bisa. Karena aku tidak hidup susah seperti ayah dulu, dan aku juga tidak pernah tahu betapa menderitanya menjadi orang miskin yang serba kesusahan. Ujar si Anak sambil menatap bangga ayahnya."

Mengetahui pemikiran dan jawaban sang Anak, ayah pun tertawa. "Memang kamu mau jadi anak orang miskin dan jualan kue seperti ayah dulu?" Canda ayah. Digoda sang Ayah, si anak menjawab, "Aku sudah tidak bisa memilih, tapi rasanya kalu bisa memilih pun, Aku memilih seperti sekarang saja. Enak punya ayah dan ibu yang hebat seperti sekarang ini".
Karena itulah kamu harus bersyukur tidak hidup susah seperti ayah dulu. Yang jelas, siapapun orangtua kitadan bagaimana keadaan masa lalu itu, kaya atau miskin, kita tidak bisa memilih. Maka ayah tidak pernah menyesali akan masa lalu itu. Justru ayah bersyukur pada masa lalu yang penuh penderitaan dan dari sanalah ayah dapat belajar bahwa penderitaan hidup dapat membentuk manusia itu mengenal arti kehidupan ini dan ke indahannya. Yang jelas dalam kehidupan ini ada hukum perubahan yang berlaku. Kita bisa mengubah keadaan jika kita mau belajar, berusaha dan berjuang habis-habisan.

Tuhan memberikan kita segala kemampuan dan selalu mengizinkan kita untuk sukses, hanya saja banyak orang tidak mengetahui caranya dan memulainya, menggunakan sebai-baiknya. Dimulai dari keadaan kita saat ini, entah miskin atau kaya niscaya semua usaha kita diberkahi dan kamu pun bisa sukses melebihi ayah saat ini. Ingat,. teruslah berdoa dan berusaha. Belajar dan bekerjalah lebih giat. Jika orang lain bekerja dua kali lipat, maka kamu saat serba berkekurangan harus lima kali lipat atau bahkan sepuluh kali lipat dari orang tersebut. Maka cita-citamu akan tercapai.

Pikiran manusia tidak mungkin mampu menggali dan mengetahui rahasia kebesaran Tuhan. Karena itu, sebagai manusia kita tidak bisa memilih mau lahir di keluarga kaya atau miskin. Jika kita terlahir dari keluarga yang kaya, kita harus mampu mengsyukuri dengan hidup penuh semangat. Sebaliknya demikian. Tuhan pasti akan membantu kita. Ingatlah bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang tanpa orang itu mau berusaha mengubah nasibnya sendiri. Oleh sebab itu, teruslah berjuang, raih kesuksesan dan jangan lupa bersedekah dan berinfak, yah..? Hhhhhmmm...
Share:

Edukasi Kisah Preman Pemalak Pusat Keramaian




Dikisahkan seorang pria brandalan yang dijuluki preman pusat keramaian kota, berusia 28 tahun setiap hari memalak para pedagang dan orang-orang sekitar yang tiap ditemuinya. Para pedagang dan orang tersebut merasa ketakutan jika berhadapan dengannya. Dengan tampang sangar, tubuh tinggi besar, bertato dan terdapat bekas luka jahitan yang sudah sembuh dibagian tubuhnya lebih membuat orang gemetar bahkan tak mampu berkata-kata selain menuruti semua permintaannya.

Suatu ketika ada seorang kakek bersama cucunya dari kampung membawa dagangan berupa hasil perkebunan untuk di jual di pusat kota keramaian itu. Cucu si kakek ini kira-kira berusia delapan belas tahun. Setiap harinya sang cucu selalu setia menemani kakeknya berdagang di pusat keramaian kota itu. Hampir setiap hari dagangan sang kakek dan cucunya laris diborong pembeli.

Tiga bulan menjelang kemudian, sang kakek dan cucunya merasa lahan jualannya terlalu kecil, sementara barang dagangan hasil perkebunan dari kampung semakin banyak dibawah mereka untuk dijual dikota itu, sehingga sang kakek memutuskan untuk membeli lahan baru dan dijadikannya sebuah toko jualan hasil perkebunan. Hasil kerja keras sang kakek dan cucunya ternyata membawa berkah yang berlimpah. Banyak para langganannya antri membeli dagangannya tersebut, sampai-sampai ada yang iri dengan usaha si kakek yang semakin melejit.

Suatu ketika kabar itu sampai ke sang preman penguasa pusat kota. Sang preman pun turun lapangan, tapi tak langsung memalak si kakek dan cucunya itu, Sang preman hanya mengintai dan memastikan kabar yang di dengarnya. Tiga hari kemudian sang preman mulai melancarkan agresinya memalak sang kakek dan cucunya. Seketika para pembeli kocar-kacir lari menghindar melihat kedatangan sang preman dan anak buahnya masuk ke toko sang kakek. Suasana yang tadinya ramai pembeli di dalam toko itu, kini berubah menjadi sepi dan tegang. Dasar orang kampung yang tak kenal dengan pria sangar, berbadan tinggi besar, bertato dan ditakuti semua orang di pusat kota itu, Sang kakek terkejut lantas berkata, "Wahai anak muda, ada apa ini..! mengapa kau merusak dan mengobrak-abrik semua dagangan ini.?" Berikan Aku jatah lima ratus ribu hari ini sebagai uang wajib setor, karena kamu telah berdagang di tempat ini, kata si preman.
Sang kakek tersenyum, "sekiranya kamu datang dengan baik-baik tanpa merusak dan mengobrak-abrik dagangan ini, Saya tidak akan pernah memberimu sejumlah uang yang kau minta. Apalagi kamu sudah merusak dagangan ini..!" lawan sang kakek.

Mendengar jawaban sang kakek seperti itu, sang preman naik pitam dan mencekik leher sang kakek, sambil mencabut celurit dari balik punggungnya dan di arahkan ke wajah sang kakek. "Jika kamu tak memberi uang setor untuk ku, tak segan-segan akan ku habisi nyawa kamu kakek tua..!" tandas sang preman.
Melihat sang kakek terancam nyawanya, sang cucu mencoba melerai dan memberikan uang jatah untuk preman itu sesuai yang diminta. Saat itupun suasana menjadi teduh dan para preman itu langsung berlalu.

Dari kejadian itu, sang preman semakin sering datang ke toko sang kakek menagih jatah, bahkan jatah dinaikkan sampai sejuta setiap hari. Hingga akhirnya dagangan sang kakek dan cucunya menjadi sepi pelanggan. Semua penghasilan yang didapat hari ini menjadi jatah setor untuk sang preman,.
Sebulan dari kejadian itu, Sang cucu terpikir ide solusi untuk masalah ini. Dengan sedikit uang sisa simpanan tabungan mereka mulai menggagas ide yang kiranya dapat mengatasi masalah ini. Dagangan sang kakek dan cucunya mulai berangsur dikunjungi banyak pelanggan. Seiring dengan itu juga, jatah setor untuk preman masih dilakukannya,. Hingga suatu ketika sang preman dengan anak buahnya mendatangi toko sang kakek dan meminta jatah yang lebih tinggi. Namun kali ini di tantang oleh sang cucu sampai terjadi adu mulut dan kekuatan di dalam toko. Ternyata apa yang jadi ide sang cucu berjalan dengan lancar,. Secepat itu pun sekelompok polisi bersenjata mengepung toko si kakek dan menangkap para preman yang berkeliaran di pusat keramaian kota.

Nah sobat pembaca,..! Dari kisah diatas memberi pelajaran untuk kita, agar tidak menindas kaum yang lemah. Kedudukan, kekuasaan di dunia akan lenyap ditelan waktu. Hari ini Anda berkuasa, dan suatu saat anda akan dikuasai. Oleh karena itu jangan membenci siapapun, tidak peduli berapa banyak mereka bersalah padamu. Ketahuilah bahwa sabar jika dipandang dari permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.

Semoga bermanfaat...
 
Share:

Hanya Dirimu Yang Dapat Menolong Mu Meraih Sukses ~ CERMIN DIRI




Dikisahkan ada seorang pria, memulai karier pekerjaannya dibagian paling bawah, hingga mampu menjadi seorang manager di perusahan tersebut. Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan posisi seperti sekarang namun ia melakukannya perlahan-lahan dan dengan kesabaran. Diperjalanannya selalu saja ada orang yang tidak suka. Bahkan dikantornya tersebar berita bahwa ia memiliki rahasia bos, seorang penjilat dan lain sebagainya. Termasuk di lingkungan tempat tinggalnya, pria ini kerap di gunjingkan oleh tetangga.

Suatu ketika ia sedang mengalami masalah bertubi-tubi. Rumah tangganya sedang tidak harmonis, bersamaan dengan itu, dia pun kena perampingan karyawan diperusahannya karenapandemi covid-19, sehingga ia harus berhenti bekerja.
Pada waktu yang senggang ia berpikir dan mengevaluasi diri. Ia mencari tahu dan bertanya kepada dirinya "apa yang salah dengan hidupku? Mengapa Aku gagal terus? Bagaimana caranya untuk mengubah kegagalan dengan kesuksesan?" Tanyanya pada dirinya sendiri.

Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya dengan menemui teman-temannya yang sukses, namun ia tidak mendapatkan jawaban yang di inginkannya, lalu ia pergi ke toko buku dan membeli buku-buku yang di anggapnya mampu memberi jawaban. Setelah beberapa buku habis dibaca, dia masih belum merasa puas dan tidak pula menemukan jawabannya. Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, kenapa aku tidak menanyakan langsung kepada penulis buku-buku itu? Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung dari si penulis. Maka ia mencari penulis buku itu mulai dari websitenya dan tempat penerbitannya, hingga akhirnya ketemulah alamatnya dan ia segera membuat janji untuk bertemu dengan penulis buku tersebut.

Setelah menceritakan semua perjalanan kariernya dan kegagalan yang di alaminya, dia berkata, "Tuan penulis, tolong ajarkan kepada saya, rumus dan cara yang bisa membuat saya sukses". Si penulis pun menjawab, "Kalau Anda membaca buku saya dengan teliti dan menjalankan dengan nyata, tentu akan ditemukan cara-cara menuju sukses". "Saya sudah membaca habis, bahkan hafal isi buku Anda, tetapi tetap saja belum menemukan rumus sukses yang tepat untuk saya. Oleh karena itu, saya memutuskan bertanya langsung agar bisa mengerti dan menerapkannya langsung.

Si penulis berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah, saya akan pertemukan anda dengan seseorang, biar dia saja yang memberitahu anda bagaimana cara sukses dalam hidup ini". Dengan gembira si pria bertanya, "Dimana orang itu bisa saya temui". Si penulis mengajak pria itu ke sebuah kamar, "Dia ada di dalam" kata si penulis. Pria itupun mengetuk pintu dan segera masuk ke dalam kamar. Namun ia heran karena tidak ada seorang pun di dalam kamar tersebut, yang ada hanya sebuah cermin besar. Pria ini berkata, "Dimana orang yang tuan maksudkan, saya hanya melihat ini ruangan kosong yang tidak ada seorang pun selain saya di kamar ini dan cermin. Si penulis berkata, "Lihatlah ke cermin itu. Orang yang ada di cermin adalah sang penolong yang Anda cari untuk menunjukkan bagaimana caranya meraih sukses. Sesungguhnya hanya Anda yang bisa menolong diri anda sendiri. Tanpa Anda memulai dari diri anda sendiri untuk berusaha dan berjuang, maka anda tidak akan pernah meraih sukses", tentunya dengan seizin Tuhan dan yakinlah bahwa Dia akan memberikan apa yang anda inginkan di saat anda sudah mampu mendapatkannya.

Seketika itu juga si pria itu tersadar, bahwa bukan rumus sukses yang ia butuhkan tapi aksi yang nyata dalam mewujudkan impiannya. "Terima kasih pak penulis. Saya akan berusaha lebih tekun dan mengandalkan diri sendiri untuk mempraktikkan teori yang telah saya dapat dan pelajari".

Nah,..Sobat sekalian. Apa yang kita miliki adalah yang orang lain inginkan. Diri kita seakan sebuah cermin bagi kehidupan orang lain dan begitupun sebaliknya, jika kadang rasa iri mereka terlalu besar menguasai hati dan sulit untuk dikendalikan. Dirimu sendirilah yang dapat menolong kamu agar dapat sukses dan bukannya orang lain. Hidup adalah rangkaian aktifitas yang kita lakukan setiap hari. Jikalau perasaan malas, tidak disiplin, bimbang, ragu-ragu dan lain sebagainya menguasai diri kita, tentu nasib buruklah yang akan kita dapat.

Sukses bukanlah teori semata, sebagai manusia yang telah dikaruniai segenap kelebihan-kelebihan oleh Sang Pencipta, kita harus berani mengembangkan diri dan mengandalkan diri sendiri untuk berpikir, bergerak dan berjuang. Kalau mental kemandirian telah kita miliki dan tidak cengeng dalam menghadapi kesulitan hidup, berani belajar dalam setiap tindakan yang kita ambil, maka nasib kita pasti akan berubah dan meraih sukses yang membanggakan. Namun perlu di ingat, harus selalu menyisipkan nilai-nilai ketuhanan atas apa yang selalu kita kerjakan, karena tanpa seizin Tuhanlah tidak ada yang mampu melakukan apapun. Jadi, semangatlah berjalan pada nilai-nilai kebaikan.

Semoga bermanfaat....
Share:

Belajar Bersyukur dari Kisah Ini ~ Inspirasi Hidup




Seorang kakek yang kaya raya berusia 78 tahun tiba-tiba jatuh karena kelelahan dan secepatnya dilarikan ke Rumah Sakit Elit. Para Dokter dan suster yang bertugas saat itu bergerak cepat menangani Kakek tua dan segera memberikan dosis oksigen untuk mendukungnya selama 24 Jam.


Setelah berjam-jam, kondisi Kakek tua itu mulai berangsur-angsur pulih dan membaik. Melihat kondisi Kakek tua sudah mulai membaik, Dokter pun segera memberinya sejumlah tagihan atas tindakan perawatan sebesar 60 juta kepadanya. Ketika Dia melihat tagihan itu, Dia tiba-tiba menangis. Dokter dan suster yang merawatnya saat itu, memintanya untuk bisa tenang dan tidak menangis karena sejumlah tagihan itu. Lalu Kakek tua itu menjawab, " Saya tidak menangis karena jumlah tagihan ini, Karena Saya mampu membayar semua tagihan ini. Saya hanya menangis karena, hanya 24 Jam menggunakan oksigen, dan Saya harus membayar 60 juta. Sementara Saya telah menghirup udara segar yang Allah berikan selama 78 tahun, dan Saya tidak pernah membayar apa-apa... Lalu kau tahu betapa Saya berhutang pada-Nya...???". Dokter dan suster saat itu menundukan kepalanya dan mulai menangis juga...!!!!


Wahai...Sobat..!? Berapa tahun kita semua menghirup oksigen yang Allah berikan ini secara gratis tanpa membayar tagihan ...,Puji syukur dan terima kasih kepada Allah dengan cara yang layak atas besar kuasa-Nya. Luangkanlah waktu sebentar untuk menyadari kebutuhan oksigen yang kita semua hirup selama Ini, untuk dapat berterima kasih kepada-Nya.

Semoga bermanfaat
Share:

CURHATAN Suami menyentuh hati Buat Para Istri

 


Wahai Istriku,..!?
Aku nikahi dirimu karena Aku yakin & percaya,..
Bahwa Engkau bisa menjadi penghubung antara Aku dengan Tuhan Ku.
Dan Aku yakin,.. ketika engkau menerima diri ini,..!
Engkau pun percaya, bahwa diri ini bukan hanya sekedar menjadi suami, tapi juga bisa menjadi imam
yang menunjukan jalan yang baik dunia dan akhirat.

Dalam kehidupan dunia, selalu ada cerita yang terkadang cerita itu mengenyahkan hati dan terkadang cerita itu membuat diri ini bahagia serta gembira.
Adakalanya itu datang dari diriku dan adakalanya juga itu datang dari dirimu.
Tidak ada hal yang bisa menyelamatkan kita berdua, kecuali kita saling memahami, mengerti tugas dan peran kita masing-masing, sesuai dengan petunjuk Allah, bukan sesuai dengan petunjuk ego kita masing-masing.

Tak ada yang sempurna dari diri ini dan tak ada yang sempurna dari dirimu pula. Maka mintalah kepada Allah, atas segala apa yang pernah terjadi dalam kehidupan kita.
Minta... Minta Allah mengajarkan kepada kita bagaimana kita bisa mencintai kekurangan satu sama lain, bukan mencintai kelebihan satu sama lain. Karena tenyata toh, kita merasakan bahwa yang sering menjadi masalah adalah kekurangan bukan kelebihan.

Engkau doakan saja diriku dan aku pun akan doakan dirimu. Lalu kita berdua berdoa kepada-Nya semoga Allah SWT menyelamatkan kita, hati kita, niat kita dan kita berharap bahwa kita bukan hanya bersama-sama di dunia ini, tapi juga kita akan bersama-sama di akhirat. Allah jadikan engkau bidadariku, bukan hanya bidadari dunia, tapi juga Allah jadikan engkau bidadari syurgaku.

Semoga bermanfaat,..
Share:

Pantaskah Kita Untuk Sombong...?




Sifat sombong adalah salah satu sifat yang dimiliki manusia dan dibenci oleh Tuhannya. Dimana orang yang memiliki sifat sombong selalu merasa dirinya lebih baik, lebih beruntung, lebih hebat, lebih mulia dari orang lain. Padahal sikap demikian sebenarnya adalah tanda dari kehinaan atas dirinya sendiri. Orang-orang seperti ini ingin dipandang hormat padahal sesungguhnya mereka sangatlah rendah. Kesempatan memperbaiki menjadi tertutup karena mereka dibutakan oleh hawa nafsunya sendiri, sehingga tidak bisa melihat jalan yang lurus.
Sungguhlah merugi orang yang membiarkan hatinya diselimuti dengan kesombongan. Bagaimana mungkin kita berhak sombong, sedangkan kita hanyalah makhluk ciptaan yang lemah dan tiada berdaya dihadapan-Nya.

Kesombongan tidak akan melahirkan sifat yang baik dan tidak akan membawa akibat yang baik. Orang-orang yang sombong tidak pernah mewarisi sesuatu selain kehinaan dan kutukan dari Sang Maha Pencipta. Ada yang sombong karena kekuasaan. Ada yang sombong karena harta kekayaan. Ada yang sombong karena latar belakang, ada pula yang sombong karena kecerdasan. Semua kesombongan tersebut tiada lain sebagai bentuk pengingkaran kepada nikmat Sang Pencipta.

Apa pun yang kita miliki, baik itu jabatan, pangkat kedudukan, makanan yang kita nikmati, kemewahan yang tiada banding, tiada lain semua itu adalah berasal dari kemurahan Sang Pencipta langit dan bumi ini. Bahkan jantung kita berdetak setiap saat sehingga membuat kita tetap hidup sampai saat ini, padahal tidak mampu kita kendalikan detaknya, tiada lain adalah atas kekuasaan Sang Pencipta.

Tidak ada orang yang mendapatkan segala kesuksesan jika di hatinya terdapat kesombongan. Seorang pemimpin tidak akan sukses memimpin timnya kalaupun mendapatkan keberhasilan maka ia senang meninggikan dirinya sendiri di hadapan anak buahnya, seolah keberhasilan itu adalah berkat dirinya tanpa ada bantuan orang lain.

Sifat sombong yang tidak ditobati akan semakin mendarah daging dan membentuk karakter diri. Kalau sudah begini, maka sangat sulit memperbaikinya.
Semoga kita selamat dari sifat kesombongan ini, dan semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa menjaga kerbersihan hati dari penyakit sombong.

Semoga bermanfaat...
Share:

SETIAP ANAK ADALAH GAMBARAN DARI ORANG TUANYA...




Coba perhatikan anak-anak kita sendiri atau anak-anak disekeliling kita,. Hampir setiap anak-anak yang lahir itu pasti mirip dengan orang tuanya atau perpaduan dari kedua orang tuanya,. Ya, kalau mirip dengan tetangga ini bisa dipastikan akan pecah perang dunia ketiga...Hahaha.....
Kalau kita jeli memperhatikan sebagian besar dari anak biasanya juga menyalin kebiasaan-kebiasaan dan sifat-sifat dari kedua orang tuanya atau perpaduan dari sifat kedua orang tuanya. Dan biasanya kalau anak terlahir dari orang tua yang santun dan lembut akan terbawa ke anaknya sifat itu. Demikian sebaliknya, kalau anak dilahirkan dari orang tua yang kasar, pemarah dan brutal maka sifat orang tuanya itu akan temurun ke anaknya juga, atau boleh dibilang sebagian besar sifat-sifat dari anak-anak itu perpaduan dari sifat kedua orang tuanya...

Dari cerita penulis diatas bisa disimpulkan kalau setiap anak yang lahir tidak hanya menyalin tampang dan kekebalan tubuh dari orang tuanya saja, tapi hampir semuanya dan termasuk sifat-sifat dan kebiasaannya juga, walaupun tidak keseluruhan. Sebab banyak juga faktor lain yang mempengaruhinya...
Dan menurut penelitian semua ini disalin melalui DNA yang kita turunkan pada anak itu atau keturunan kita yang berikutnya...

Sekarang pertanyaannya apakah kebiasan anak yang lahir itu dapat diubah seperti yang kita inginkan.....?,Sebab penulis yakin semua orang tua tidak hanya berharap anaknya yang lahir itu sehat atau sempurna secara fisiknya saja, tapi juga berharap dapat menjadi seseorang yang berkepribadian baik juga, bukan....?
Kalau menurut penulis mungkin saja bisa. Sebab salah satu yang disalin oleh DNA kita pada keturunan kita selanjutnya itu adalah karakter-karakter asli bawaan diri kita, walaupun tidak keseluruhan sebab ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya...
Dan untuk mengubah karakter itu mungkin saja bisa, selama kita mau merubah kebiasan-kebiasaan buruk yang ada dalam diri di setiap harinya dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik...

Kalau kebiasaan baik ini terus kita implementasikan dalam keseharian hidup kita, maka kebiasaan itulah yang akan menjadi karakter-karakter asli kita yang baru, sehingga karakter yang baru ini akan disalin oleh DNA kita pada keturunan kita selanjutnya dan bukan kebiasan baik yang dilakukan pas pada waktu hamil saja atau bisa dibilang itu hanya kebaikan-kebaikan yang berpura-pura saja, sebab DNA tak bisa ditipu dengan kepura-puraan...

Memang ada tradisi dilingkungan, saat perempuan lagi hamil banyak sekali pantang-pantangannya untuk kedua pasangan termasuk harus selalu berbuat baik, tidak boleh membunuh binatang sembarangan dan banyak lagi yang lainnya. Pada intinya hanya boleh melakukan hal-hal yang baik saja...
Namun kebanyakan kedua calon orang tua akan berubah drastis kebiasaannya menjadi baik hanya berpura-pura saja, karena disaat itu perempuannya lagi hamil.
Mungkin dari semua ini mereka berharap agar anak yang mereka lahirkan dapat menjadi manusia yang lebih baik dari pada mereka....Tapi ini adalah pemahaman yang keliru. Sebab DNA hanya akan menyalin kebiasaan dan karakter asli kita saja dan bukan sifat berpura-pura baik yang dilakukannya sewaktu hamil saja...

Jadi kalau ingin mengubah keturunan kita untuk menjadi manusia yang lebih baik seperti yang diinginkan oleh semua orang, maka belajarlah untuk mengubah kebiasaan yang buruk dari sekarang, dengan membiasakan berbuat baik setiap harinya dalam membentuk sebuah KARAKTER asli kita yang baru,. Sebab karakter yang asli inilah yang akan mempengaruhi keturunan kita selanjutnya dan bukan kebiasaan yang berpura-pura baik disaat hamil saja, walaupun tidak keseluruhan. Karena ada juga faktor lain yang mempengaruhinya...

Disaat kita berusaha mengubah karakter kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, mungkin ini bukan hanya bisa membuat keturunan kita selanjutnya menjadi lebih baik, tapi yang jelas ini bisa membuat kita menjadi manusia yang lebih baik...!

Semoga bermanfaat...!

Share:
Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com