Membunuh Sifat Malas dalam diri Anda


Malas menjadi sifat yang mengganggu. Dalam dunia kerja karyawan yang malas akan membuat pemimpinnya marah. Begitu pula dengan dunia sekolah, jika siswa yang malas pastinya dimarahi oleh guru. Sayangnya sifat malas menjadi sifat yang melekat bagi kebanyakan masyarakat di indonesia. Sifat malas bahkan sudah mendarah daging. Banyak anak-anak yang putus sekolah disebabkan karena malas belajar. Banyak orang yang tidak ingin memperjuangkan hidupnya dari kemiskinan dan memilih menjadi pengemis atau hidup seadanya.

Sifat malas juga dekat dengan lari dari tanggung jawab dan suka melemparkan pekerjaan pada orang lain. Seseorang dengan sifat malas tidak diperlukan bagi dunia kerja sebuah perusahan dan akan disingkirkan jika ia tidak dapat berubah sifat tersebut. Sama halnya seperti rajin, sifat malas juga bisa diubah dengan membiasakan diri tidak hidup dengan kemalasan. Kemalasan dapat diubah dari hal yang paling kecil. Malas bisa diubah, misalnya dengan tidak malas bangun pagi dan tidak malas berolahraga. Bangun pagi akan membuat badan merasa lebih segar. Berolahraga akan membuat badan lebih sehat. Menghilangkan kebiasaan malas bangun pagi akan banyak membantu dalam berbagai aktifitas. Setelah rajin bangun pagi, kemudian hilangkan sifat malas lainnya, seperti malas membaca buku dan malas mengerjakan tugas dari atasan. Anda harus hilangkan sifat malas mempelajari hal baru. Anda harus hilangkan sifat malas berangkat kerja. Hal ini akan membuat seseorang menjadi lebih fokus di dalam pekerjaannya.




Indonesia merdeka dengan melawan penjajah menjadi contoh nyata bangsa indonesia tidak begitu saja menyerah. Mereka menghilangkan rasa menyerah dan mulai membangun strategi merebut kemerdekaan. Kini indonesia telah merdeka dari penjajahan. Sayangnya, indonesia belum merdeka seutuhnya. Sifat malas tetap membuat indonesia menjadi bangsa yang terjajah. Indonesia terjajah dalam bidang ekonomi, pertahanan, pendidikan, kebudayaan dan masih banyak lainnya.

Sederhananya, kesuksesan dapat diraih dengan membunuh sifat malas dan menghidupkan sifat rajin. Jangan sampai diri Anda mendapat sebutan orang yang malas. Ingatlah malas sangat dekat dengan kegagalan. Anda harus mau berusaha membunuh malas yang ada pada diri Anda. Dibunuhnya rasa malas tidak akan membuat Anda kehilangan. Dibunuhnya rasa malas membuat Anda semakin mudah mengsyukuri hidup.

Sikap malas hendaknya dibuang jauh dari hidup Anda dan memulainya dengan latihan untuk membiasakan diri merubahnya. Niscaya dari segala bentuk perubahan diri yang Anda lakukan untuk membunuh rasa malas akan dapat membantu Anda mencapai apa yang hendak di impikan. Berkaca dari sebuah kisah sang juara balap sepeda Tour de France sebanyak tujuh kali Lance Armstrong adalah atlet yang bekerja keras membunuh rasa malas dalam dirinya. Lance Armstrong dalam hidupnya tidak pernah mengenal kata malas. Armstrong pun tidak menyerah pada kanker yang nyaris merenggut nyawanya. 

Ia sosok atlet yang rajin sehingga ia meraih gelar pertamanya pada Armstrong berusia 13 tahun. Setelah di usianya 16 tahun ia berhasil mengumpulkan uang 20.000 dollar AS dari balap sepeda yang ia tekuni sepanjang tahun. Berkat usahanya, ia pun masuk ke dalam tim nasional junior Amerika serikat. Armstrong menjadi juara dunia rood race pada tahun 1993, namun pada tahun 1996 ia mundur sebelum mengikuti tur dikarenakan kondisinya kurang sehat. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter memvonis dirinya terkena kanker yang telah menjalar ke paru-paru dan otak. Upaya penyembuhan Armstrong pun dilakukan. Ia menjalani operasi dan kemoterapi. Armstrong merasakan sakitnya menjalani perawatan medis.

Berkat semangat hidupnya yang tinggi, ia berhasil pulih dan pada tahun 1998 ia menikah dengan Kristin. Armstrong pun kembali memulai kariernya di balap sepeda dan berhasil menjadi juara dunia. Inilah contoh sebagai inspirasi dari kehidupan seorang pembalap sepeda yang terus berusaha melawan rasa malas dalam dirinya hingga pada akhirnya berhasil mewujudkan impian.




Share:

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Carbebosnecess | Powered by Blogger Distributed By Protemplateslab & Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com
The Hottest Post×